KESEHATAN

4 Manfaat Kurma Untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Kesehatan Otak

Buah kurma, (Foto: Pixabay).

Tunasnegeri.com – Memasuki bulan Ramadhan, ada salah satu buah yang banyak di buru oleh sebagian orang untuk persediaan berbuka puasa namanya buah Kurma.

Buah mungil dengan kulitnya yang keriput ini banyak tumbuh di banyak daerah tropis di dunia. Kurma telah menjadi sangat populer jika memasuki bulan Ramadhan.

Dengan tekstur yang kenyal berpadu rasa manis. Kurma juga tinggi dalam beberapa nutrisi penting dan memiliki berbagai manfaat dan kegunaan.

Dilansir Tunas Negeri dari Healthline, pada Senin (4/4/2022). Berikut ini manfaat kesehatan dari makan kurma.

1. Sangat Bergizi

Kurma mengandung beberapa vitamin dan mineral, selain serat dan antioksidan. Namun, mereka tinggi kalori karena merupakan buah kering.

Sebagian besar kalori dalam kurma berasal dari karbohidrat. Sisanya berasal dari jumlah protein yang sangat kecil. Terlepas dari kalorinya, kurma mengandung beberapa vitamin dan mineral penting selain sejumlah besar serat.

2. Tinggi Serat

Kurma mengandung serat yang tinggi, yang mungkin bermanfaat untuk mencegah sembelit dan mengontrol kontrol gula darah.

Mendapatkan cukup serat penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Dengan hampir 7 gram serat dalam porsi 3,5 ons, termasuk kurma dalam diet Anda adalah cara yang bagus untuk meningkatkan asupan serat yang dibutuhkan tubuh.

Serat dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan Anda dengan mencegah sembelit. Ini mempromosikan buang air besar secara teratur dengan berkontribusi pada pembentukan tinja.

3. Antioksidan Penangkal Penyakit yang Tinggi

Kurma mengandung beberapa jenis antioksidan yang dapat membantu mencegah perkembangan penyakit kronis tertentu, seperti penyakit jantung, kanker, Alzheimer, dan diabetes.

4. Dapat Meningkatkan Kesehatan Otak

Makan kurma dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Kurma dapat membantu untuk menurunkan peradangan dan mencegah pembentukan plak di otak, yang penting untuk mencegah penyakit Alzheimer.

Ketika plak menumpuk di otak, mereka dapat mengganggu komunikasi antara sel-sel otak, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian sel otak dan penyakit Alzheimer. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like