PERTANIAN

Ayo Hijaukan Desa dengan Bambu Tabah, Arum Sabil : Miliki Karakter yang Kuat, Tegar, Ulet dan Lentur

Tunasnegeri.com – Bambu pada awalnya merupakan tumbuhan liar, tidak dibudidayakan banyak ditemukan di hutan, dilereng pegunungan berbukit, lereng curam sampai landai, dapat tumbuh di ketinggian 0 – 4000 dpl, tersebar di daerah tropis, sub tropis dan di daerah beriklim dingin, serta dapat berkembang baik di daerah beriklim lembab dan panas, tapi tidak cocok pada tanah becek. Ada sinar matahari 60 % dengan iklim suhu 8–360C, RH min 80 %, curah hujan minimal 1000 mm/tahun.

Ada 1500 species bambu dan 75 genera yang sudah diketahui saat ini. Dari jumlah tersebut, 147 jenis tumbuh di Indonesia (± 10 %), 35 jenis tumbuh di Bali. Saat ini bambu banyak ditanam dan tersebar di seluruh dunia terutama di berbagai negara Asia termasuk Indonesia.

Masalah yang dihadapi dalam pemanfaatan bambu adalah bambu belum merupakan prioritas Ilmu pengetahuan dan teknologi. Keterbatasan informasi, terutama keterbatasan peneliti dan kegiatan penelitian serta keterbatasan modal.

HM Arum Sabil, KA Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur saat berada di Ladangnya (Foto: Tunasnegeri)

“Dari sisi ekologi, tanaman ini menjadi pilihan untuk konservasi lahan, mampu untuk menyimpan air, menyerap karbon dioksida, menahan longsor sehingga baik untuk ditanam di lahan-lahan kritis. Di sisi budaya, masyarakat Indonesia tak pernah lepas dari bambu mulai lahir sampai akhir hayat. Bambu juga dapat diolah menjadi ragam olahan baik seni, alat rumah tangga, bangunan dan pangan yang dapat meningkatkan ekonomi” Ujar Arum Sabil yang merupakan Ka Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur yang menginisiasi gerakan pramuka produktif dengan terus mengedukasi komoditas-komoditas yang memiliki nilai ekonomi sekaligus melestarikan lingkungan.

Pohon bambu tidak hanya menarik untuk menghias taman. Kita dapat menjumpai pohon bambu dengan mudah di sekitar lingkungan kita. Akan tetapi siapa yang menyangka jika pohon berbentuk ramping ini mengandung filosofi hidup yang berguna untuk kehidupan manusia.(*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like