AGAMA INTERNASIONAL PERISTIWA

Berangkatkan 466 CJH dari Asrama Haji, Gubernur Khofifah Pesankan Pentingnya Jaga Kesehatan dan Prokes Selama di Tanah Suci

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberangkatkan calon jemaah haji (CJH). (Foto: Humas Pemprov Jatim).

Tunasnegeri.com – Sebanyak 466 calon jemaah haji (CJH) gelombang kedua kloter 24 diberangkatkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dari Hall Musdalifah, Asrama Haji Sukolilo, Selasa, (21/6).

Kepada para calon jemaah haji, Gubernur Khofifah mengingatkan untuk tetap menjaga kesehatan dan tetap menegakkan protokol kesehatan. Sebab, ibadah haji tahun ini harus dijalankan di tengah cuaca Arab Saudi yang sangat panas.

“Bismillah semoga panjenengan semua berangkat sehat, kembali ke tanah air nanti pun dalam kondisi sehat. Berangkat selamat kembali juga selamat,” kata Khofifah.

Menurutnya, cuaca panas di Arab membuat sebagian jemaah gerah. Maka, kata dia, ada kecenderungan melepas masker. Diharapkan hal ini tidak terjadi pada jemaah haji dari Jatim. Menjaga prokes tidak boleh disepelekan karena mereka berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai belahan dunia.

“Meskipun di sana panas, tolong jangan sepelekan menggunakan masker karena protokol kesehatan di sana sangat penting,” pesannya.

Disampaikan Khofifah, gelombang kedua pemberangkatan haji berasal dari Jawa Timur kali ini berasal dari sejumlah kabupaten. Rincinya dari Kabupaten Jember sebanyak 23 orang, Banyuwangi 36 orang, Situbondo 312 orang dan Sidoarjo 75 orang.

“Paling banyak jemaah haji berasal dari Situbondo. Setelah ini, jemaah haji selanjutnya berasal dari NTB dan NTT,” ujarnya.

Didampingi Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Husnul Maram, Gubernur Khofifah mendoakan seluruh haji agar diberi kesehatan, keselamatan dan kelancaran selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

“Kita semua memberikan doa kelancaran dalam ibadah panjenengan semua. Bisa khusyuk dalam ibadah, sehingga semua kembali sebagai haji mabrur,” tuturnya.

Lebih lanjut, Khofifah menambahkan agar seluruh jemaah haji ikut mendoakan bangsa Indonesia khususnya Jawa Timur aman damai sejahtera. Melalui doa, sambungnya, tercipta kedamaian antara masyarakat sehingga membangun satu harmoni dalam satu kesatuan.

“Mereka pimpinan KBIH sangat memungkinkan memandu atau mengajak jemaah haji untuk tidak hanya berdoa bagi dirinya dan keluarganya saja, tapi saya juga minta tolong doakan bangsa Indonesia dan Jawa Timur,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu calon jemaah haji asal Situbondo Badrus Salim (37) mengaku senang dan bersyukur keberangkatannya menuju Arab Saudi dilepas secara langsung oleh Gubernur Khofifah.

“Terima kasih atas doa-doa yang dilantunkan Ibu Gubernur. Semoga kami semua tiba di Tanah Suci Makkah dalam keadaan sehat dan kembali juga dalam keadaan selamat,” ungkapnya.

Sebelumnya, urutan pemberangkatan haji kloter 24 dimulai dengan pemanggilan jamaah haji untuk menerima paspor, menerima Living Cost, pemeriksaan imigrasi, menerima boarding pas, pemeriksaan X-Ray kemudian masuk Ke Bus. Setelah itu, jamaah haji berkumpul di Hall Musdalifah menuju Bandara Juanda. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like