EKONOMI

Berbisnis Ternak Domba atau Kambing, Ini yang Harus di Perhatikan

Domba Garut sehat di Padepokan HM Arum Sabil. (Foto: Arip Ripaldi)

Tunasnegeri.com – Berbisnis ternak domba atau kambing menjadi bisa menjadi salah satu bisnis pilihan saat ini. Pasalnya, usaha beternak domba bisa di lakukan oleh semua kalangan.

Di Indonesia sendiri domba dan kambing sangat mudah di jumpai, terutama di daerah pedesaan, karena Domba atau Kambing banyak peminatnya. Apalagi domba juga sering digunakan oleh umat muslim untuk di Qurbankan.

Bahkan, banyak juga warung sate yang berjejeran menjual sate Kambing atau Domba. Seperti Dilansir Tunas negeri dari berbagai sumber, Berikut cara untuk memulai bisnis sebagai peternak domba mulai dari Perlengkapan berternak domba hingga pemasaranya yang sudah jelas.

1. Beternak domba tidak perlu membutuhkan perlengkapan yang sulit. Semuanya masih tersedia di sekitar kita. Diantaranya kandang yang bisa di buat dengan bahan dasar bambu, tempat minum bisa menggunakan ember, tempat makan, selang dan terpal.

Namun jika mempunyai lahan yang belum terpakai maka kandang domba bisa di buat di lahan yang belum terpakai tersebut untuk di gunkan sebagai kandangnya.

2. Memilih indukan berkualitas

Budidaya apapun yang dilakukan bisa saja gagal lantaran pemilihan induk yang kurang berkualitas. Oleh karena itu, dalam memilih indukan terlebih untuk budidaya ternak domba garut, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

3. Perawatan ternak domba

Ketika domba sudah memasuki usia dewasa, perawatan yang dilakukan tentunya harus lebih intens. Apalagi bila tujuan utama adalah melakukan budidaya ternak domba garut.

Perawatan bilsa dimulai dengan yang paling sederhana yaitu memandikan domba minimal satu minggu sekali dengan sabun khusus. Tidak lupa pula gunakan sikat untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada bulu domba garut dan keringkan domba tersebut dibawah terik matahari.

Cukur bulu dan potong kuku domba garut. Untuk cara mencukurnya, dibutuhkan keahlian khusus bila tidak ingin menyebabkan luka goresan pada tubuh domba.

4. Untuk memasarkan domba ini bisa menjualnya di pasar atau pengepul. Atau jika memiliki channel yang banyak bisa mencoba untuk di tawarkan. Selain itu bisa menawarkan ke pecinta hewan dengan harga yang tinggi jika memang domba garut yang sudah wargi ternak berkualitas.

Nah berikut ini yang harus diperhatikan dakam Beternak domba. Sebagai pola usaha, terbagi menjadi tiga yakni penggemukan, pembibitan, serta kombinasi antara penggemukan dan pembibitan.

Dalam urusan Perkawinan juga perlu diperhatikan jangan sampai terjadi perkawinan sedarah perkawinan persaudaraan yang menghasilkan keturunan yang tidak kurang bagus. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like