PEMERINTAHAN

Berikan Dukungan Pada Sesama Umat Muslim, Khofifah: Inna Maal-usri Yusra

Foto: Unggahan Gubernur Khofifah yang berisi pesan untuk memberi semangat berbagi sesama warga. (Istimewa/ Facebook)

Foto: Unggahan Gubernur Khofifah yang  berisi pesan untuk memberi semangat berbagi sesama warga. (Istimewa/ Facebook) 

 

Tunasnegeri.com – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengunggah foto di akun Instagram dan Facebook resmi miliknya. Dalam unggahannya itu, terlihat warga yang menerima bantuan berupa tikar, terpal, tenda dan sajadah.

Namun, ada yang menarik dari caption yang ia tulis, ia menuliskan ‘Innamaal Usri Yusra’ secara bahasa arti Innamaal Usri Yusra adalah sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.

Frasa ini terdapat dalam Qs. Al-Insyirah ayat 5 dan 6 dan sering dijadikan kalimat motivasi kepada sesama muslim.

Kalimat yang bertujuan untuk memberikan dukungan kepada sesama muslim bahwa disetiap kesulitan hidup apapun pasti ada kemudahan yang menyertainya.

“Fa-inna ma’al ‘usri yusro. Inna Ma’al Usri Yusro. Karena sesudah kesulitan itu ada kemudahan,” tulis Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim itu juga menjelaskan tidak ada satupun alasan untuk melupakan Allah sekalipun sedang terkena musibah.

“Jadi, tidak ada satupun alasan untuk melupakan Allah, dalam keadaan bahagia maupun dalam kondisi tertimpa musibah,” tegasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Jatim, total ada sebanyak 77 tempat ibadah di Jawa Timur yang rusak terdampak gempa. Baik yang mengalami rusak ringan, sedang hingga berat.

Sementara itu, terkait anggaran yang dipergunakan untuk membantu wilayah terdampak, Khofifah menjelaskan bahwa Pemprov Jatim memiliki Bantuan Tidak Terduga (BTT).

BTT ini akan digunakan ketika terjadi bencana alam. Dan untuk percepatan penanganan gempa ini, Pemprov Jatim mendapat stimulan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Yang mengalami kerusakan berat, stimulannya Rp. 50 juta dan itu di luar dari ongkos tenaga kerjanya, kalau yang mengalami kerusakan sedang stimulannya Rp. 24 juta, sedangkan yang ringan stimulannya Rp. 10 juta. Sedangkan untuk fasum, rekonstruksi bangunann akan disupport Kementerian PU-PR,” jelasnya

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah juga menyampaikan soal pentingnya percepatan validasi data bagi warga terdampak gempa. Dirinya mengimbau setiap RT maupun RW agar mendata masing-masing warga yang terdampak gempa.

“Menempelkan pengumuman di tiap-tiap RT/RW agar warga mengetahui bahwa rumahnya yang terdampak sudah tercatat. Apakah mengalami kerusakan ringan, sedang atau berat,” tandasnya. (*)

Reporter: Arip Ripaldi

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like