PENDIDIKAN

Boleh Gelar PTM Terbatas, Gubernur Khofifah Imbau Tetapkan Prokes Ketat

Gubernur Jawa TImur Khofifah Indar Parawansa

Tunasnegeri.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, berikan lampu hijau untuk sekolah supaya pelaksanaan pembelajaran di sekolah dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas atau pembelajaran jarak jauh.

Hal itu terlihat dalam unggahan foto dalam akun Instagram pribadi miliknya. Orang nomor satu di Jawa Timur (Jatim) itu mengatakan, sesuai dengan Inmendagri nomor 35 Tahun 2021, bagi daerah level 3, 2 dan 1 dapat dilaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas.

“Tentunya dengan berbagai persyaratan ketat,” tulis Gubernur Khofifah pada Jumat (27/8/2021).

Ia menjelaskan, siswa yang melakukan PTM maksimal belajar selama empat jam. Selain itu, dalam satu pelajaran hanya diperbolehkan 30 menit saja.

“Jam belajar 4 jam pelajaran, satu jpl 30 menit,” tulisnya.

Maksimal, katanya, satu ruangan diisi 50 persen kapasitas dengan jarak antar siswa minimal 1,5 meter.Serta, maksimal siswa masuk 2 kali dalam satu minggu. Tanpa adanya istirahat.

Ia juga menuliskan, semua guru diharuskan sudah melakukan vaksinasi.

“Izin orang tua/ wali. Protokol kesehatan ketat serta izin dari satgas covid-19 setempat,” sambungnya.

Lebih jauh ia mengatakan, untuk sekolah yang sudah siap dan memenuhi persyaratan, dapat memulai pembelajaran PTM terbatas mulai Senin (30/8/2021). (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like