EKONOMI PEMERINTAHAN SOSIAL

Borong Dagangan Donat Bocah SD, Gubernur Khofifah Beri Semangat Rangga Untuk Jadi Orang Sukses

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat mengajak Rangga masuk ke Gedung Grahadi, Surabaya. (Foto: Istimewa/ Humas Pemprov Jatim )

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat mengajak Rangga masuk ke Gedung Grahadi, Surabaya. (Foto: Istimewa/ Humas Pemprov Jatim )

Senin, 5 April 2021

Tunasnegeri.com – Pada musim pandemi seperti sekarang ini, banyak orang yang terkena imbasnya. Seperti Rangga Supriyadi, bocah 11 tahun yang telah enam bulan berjualan donat keliling . Hal itu dilakukan Rangga demi membantu ekonomi keluarganya yang terdampak pandemi covid-19.

Kisah Rangga ini menggugah kepedulian Gubernur Jawa Timur,  Khofifah Indar Parawansa. Secara khusus,  Khofifah mengajak pelajar kelas V SD asal Kupang Krajan Kota Surabaya  ini, untuk berkeliling di kantor Gubenur Jatim.

Usai berbincang dengan Rangga, orang nomor satu di Jatim itu menerangkan bahwa apa yang dilakukan Rangga pada keluarga dapat menjadi teladan untuk memberikan kontribusi pada keluarga.

“Kerja keras, menjadi referensi yang diberikan oleh seorang Rangga untuk bisa memberi kontribusi pada keluarga. Meskipun anak anak ini belum boleh bekerja dan harus fokus belajar, namun kegigihan Rangga ini patut untuk kita apresiasi bersama,” ujar mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) era Presiden Gus Dur ini.

 

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat memborong dagangan keu donat dari Rangga, bocah SD (Foto: Istimewa/ Humas Pemprov Jatim )
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat memborong dagangan keu donat dari Rangga, bocah SD (Foto: Istimewa/ Humas Pemprov Jatim )

 

Khofifah juga memberi semangat kepada Rangga untuk tetap semangat belajar sembari tetap rajin membantu orang tua. Karena menurutnya di usia Rangga saat ini pendidikan adalah prioritas utama.

“Terus belajar dengan semangat. Jika tekun belajar dan ulet berdagang Insya Allah Rangga bisa sukses dan jika Allah mengizinkan siapa tahu Rangga bisa punya toko sendiri, dan nanti Rangga juga bisa dibantu kakaknya untuk berjualan donat secara online,” imbuhnya.

Donat dagangan Rangga ini dihargai Rp 2.500 perbiji. Sedangkan untuk kue kering, satu kotaknya dijual dengan harga Rp 10.000. Ia bisa mendapatkan uang sebesar Rp 400 ribu dalam sehari. Namun jika sepi biasanya ia hanya membawa pulang uang sebesar Rp 200 ribu atau kadang kurang dari itu.

Ia berjualan donat untuk membantu perekonomian keluarga yang kesulitan di msa pandemi Covid-19. “Uangnya saya kasih ke ibu semua. Untuk bayar kos-kosan, bayar listrik, dan untuk belanja. Saya ya ambil sedikit untuk jajan di jalan,” ucap Rangga

Bocah yang bercita-cita jadi polisi ini menyebutkan bahwa ia ingin ke depan bisa lebih maju. Dan ia juga ingin agar pandemi segera berakhir sehingga ia bisa sekolah lagi dengan teman-teman.

Khofifah memborong seluruh dagangan Rangga. Ia juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 2 juta untuk tabungan Rangga. Selain itu, Khofifah juga meminta agar Rangga mengirimkan dagangannya setiap hari ke Gedung Negara Grahadi senilai Rp 200 ribu. Gubernur bahkan memberikan peralatan keranjang khusus untuk Rangga mengirim dagangan ke Grahadi. (*)

 

Reporter: Arip Ripaldi

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like