PERTANIAN

Cara Mudah Menanam Cabai Secara Hidroponik

Ilustrasi cabai. (Foto: Pixabay).

Tunasnegeri.com – Cabai atau yang sering disebut cabe merupakan hasil panen dari tanaman yang menghasilkan buah cabai yang memiliki rasa pedas dan dapat dikategorikan sebagai sayuran dan bumbu.

Kita juga dapat dengan mudah menjumpai cabai ini di pasar tradisional maupun di pasar modern. Karena, cabai merupakan salah satu komoditas sayuran yang dibudayakan karena memiliki nilai jual yang tinggi.

Selain sebagai penguat rasa, ternyata cabai juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Buahnya mengandung antioksidan yang baik untuk melindungi tubuh dari radikal bebas.

Cabai juga mengandung zat capcaisin yang berfungsi untuk mengendalikan penyakit kanker. Selain itu, juga terdapat vitamin c yang cukup tinggi pada buah cabai.

Namun, meskipun demikian tetap harus memperhatikan banyaknya cabai yang anda konsumsi agar tidak menimbulkan gangguan pada lambung.

Nah, bagi kalian pecinta cabai ini bisa juga loh menanam sendiri di rumah apalagi kalau rumah kalian memiliki lahan yang sempit caranya dengan menggunakan metode hidroponik. Sebelum itu, siapkan benih cabai hidroponik dulu ya.

Dilansir Tunas Negeri dari berbagai sumber, langkah pertama membudidayakan cabai yaitu, penyemaian benih. Caranya rendam benih setelah itu pilih benih yang tenggelam dengan sempurna dan buang benih yang mengambang.

Kedua, bungkus benih cabai hingga tumbuh kecambah lalu semai benih tersebut di media hidroponik seperti sekam bekar atau sabut kelapa.

Penyemaian dapat dilakukan dengan cara ditaburkan kemudian disiram dengan cara disemprot agar benih tidak tenggelam. Selanjutnya tabur benih dengan media hidroponik lainnya hingga tertutup. Agar hasil maksimal pada saat penyemaian jangan sampai terkena sinar matahari secara langsung atau bisa memasang atap paranet diatas persemaian.

Setelah proses persemaian selesai, langkah ketiga adalah pemindahan bibit cabai hidroponik. Ketika bibit sudah siap dipindah tanamkan, maka siapkan media tanam untuk pertumbuhan cabai.

Tanaman hidroponik dapat dilakukan dengan sistem wick, deep water culter, poilibag atau sistem pot yang penyiramannya dapat dilakukan setiap hati. Pada saat penyemprotan, bisa dilakukan dengan pupuk daun yang berguna untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro dan dapat dilakukan seminggu sekali.

Namun, dalam melalukan penanaman hidroponik harus tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi tanaman ya, seperti Nitrogen, Fosfor, Kaliium (NPK). Namun, jika komposisinya kurang tepat akan berdampak pada tanaman.

Jadi tunggu apalagi, yuk segera gunakan cara ini ya selain. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like