PERTANIAN

Cara Semai Biji Indigofera Agar Mendapat Hasil Bagus, Salah Satunya Rajin Siram Pagi dan Sore

Biji tanaman Indigofera saat masih muda. (foto : Arip ripaldi).

JEMBER – Indigofera merupakan tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Pemanfaatan Indigofera untuk pakan ternak sudah sering dilakukan di luar negeri.

Berikut ini merupakan cara untuk membudidayakan indigofera agar mendapatkan hasil yang bagus dan maksimal.

HM Arum Sabil, seorang praktisi Agribisnis dan Pendidikan Indonesia menjelaskan cara sederhana untuk menyemai biji Indigofera agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Yang pertama, pisahkan terlebih dahulu biji Indigofera dari polongnya. Yang baik adalah yang warnanya hijau kecoklatan,” ujar pria yang akrab di sapa Abah Arum, kepada Tunas Negeri pada Senin (21/3/2022).

Sebelum di semai, Abah Arum menjelaskan jika biji-biji tersebut harus di rendam di dalam air terlebih dahulu.

“Airnya di buat sampai mendidih terlebih dahulu. Setelah air mendidih biji di masukan. Kemudian kompor di matikan,” tutur Abah Arum.

Selanjutnya, sambung Abah Arum, rendaman Indigofera teraebut perlu didiamkan selama 24 jam.

Setelah di rendam, lalu di tiriskan, dan di biarkan sampai kering. Selanjutnya biji siap di tabur di media semai.

“Setelah di rendam biasanya bijinya membesar dan kulitnya memecah,” katanya.

Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat media semai. Adapun komposisi nya menurut Abah Arum yang juga Ketua Kwarda Jatim itu adalah 70 persen di isi dengan pupuk kandang dan 30 persen dengan tanah biasa.

“Media semai di siram merata. Komposisi nya dari tanah dan pupuk kandang, 70 persen pupuk kandang 30 persennya tanah,” ujarnya.

“Dalam proses penaburan, harus di buat sedikit merata dan rapat” sambungnya.

Lebih jauh, abah Arum menjelaskan proses selanjutnya ialah melakukan pemindahan bibit indigofera dari semai ke polybag.

“Ya kalau tingginya sudah 4 cm, maka siap untuk dipindahkan ke polybag. Di sortir dulu yang tingginya kurang di biarkan terlebih dahulu, nanti seminggu kemudian baru di pindah,” katanya.

Ketika sudah pindahkan di polybag, Abah Arum mengungkapkan jika perawatan cukup mudah. Hanya perlu di siram setiap pagi dan sore. Dan melakukan penyiraman pupuk organik setiap dua minggu sekali.

“Selain itu di bersihkan dari rumput liar agar tidak mengganggu,” imbuhnya.

“Pada umur 1-2 bulan, biasanya tingginya mencapai 30 cm dan siap di pindah di lahan,” pungkasnya.

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like