KESEHATAN

Covid-19 Meledak di Jatim Dipastikan Hoaks, Arum Sabil : Perhatikan Terlebih Dahulu Sumbernya!

Foto: Postingan Gubernur Jawa Timur pastikan informasi penambahan pasien Covid-19 yang beredar adalah hoax  (Instargam: kofifah.ip)

Tunasnegeri.com – Baru-baru isu ramai di media sosial sebuah unggahan dengan narasi penambahan pasien Covid-19 di kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur tengah mengalami peningkatan.

Unggahan tersebut dibagikan di aplikasi pesan WhatsApp dan platform media sosial Facebook.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah hoaks.

“Kalau ada yang dapat pesan berantai seperti ini dari grup RT, grup arisan, grup ghibah, grup warkop, grup SD/SMP/SMA, atau grup keluarga maka tolong abaikan karena merupakan kabar bohong. Jangan lupa beritahu juga teman/sahabat/kerabat/saudara bahwa itu adalah hoax yang sengaja disebarkan orang tidak bertanggungjawab untuk membuat panik masyarakat,” tulis akun Instagram pribadi Gubernur Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga mengatakan, hingga kini kasus Covid-19 yang ada di Jawa Timur (Jatim) relatif terkendali.

“Alhamdulillah, sampai hari ini jumlah kasus harian di Jawa Timur relatif terkendali. Namun demikian, hal ini tidak lantas menjadi alasan untuk mengabaikan protokol kesehatan. Disiplin protokol kesehatan kunci utama memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ingat, kita bukan gatot kaca ataupun spiderman. Salam sehat bahagia,” lanjutnya.

Selain itu, H.M Arum Sabil, seorang praktisi pertanian asal Jember menyangangkan berita hoaks yang beredar itu. Menurutnya, dalam menerima sebuah informasi harus lebih jeli dari mana datangnya.

H.M Arum Sabil, praktisi pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan di Kab. Jember (Foto Tunas Negeri)

“Seharusnya di perhatikan dari mana berita berasal dan siapa sumbernya terlebih dahulu. Apakah dari institusi resmi atau bukan, sebaiknya jangan cepat percaya apabila informasi berasal dari pesan berantai seperti itu,” ujar Arum pada saat ditemui oleh Tunasnegeri.com pada Rabu, (19/5/2021).

Ia juga mengatakan pentingnya untuk memperhatikan keberimbangan sumber berita. Jika hanya ada satu sumber, maka pembaca tidak bisa mendapatkan gambaran yang utuh.

“Menurut saya itu informasi tak bertanggung jawab. Kasihan gubernurnya jadi korban, dengan adanya kabar seperti itu seakan-akan tidak mampu menangani Covid-19,” ujarnya.

Sebagai informasi, berikut isi pesan berantai yang hoax dan beredar tersebut :

JATIM MELEDAK

UPDATE DATA TERPAPAR COVID-19 MINGGU INI, Kota Madiun peringkat pertama

Ngenes lihatnya

1. Kota Surabaya positif 210 orang
2. Kab. Sidoarjo positif 195 orang
3. Gresik positif 205 orang
4. Lamongan positif 225 orang
5. Bojonegoro positif 188 orang
6. Tuban positif 175 orang
7. Probolinggo positif 210 orang
8. Malang positif 165 orang
9. Pasuruan positif 215 orang
10. Madiun positif 11.876 orang* (pemecah record)
11. Situbondo positif 250 orang
12. Bondowoso positif 12 orang
13. Besuki positif 125 orang
14. Jember positif 175 orang
15. Banyuwangi Positif 207 orang
16. Ponorogo positif 270 orang
17. Magetan positif 300 orang (tetap waspada)
18. Ngawi positif 175 orang
20. Cepu positif 275 orang
21. Pacitan positif 180 orang
22. Kediri positif 575 orang
23. Blitar positi 190 orang
24. Nganjuk positif 165 orang
25. Tulung agung positif 25 orang
26. Jombang positif 95 orang

Kementerian Kesehatan memperkirakan akan terjadi Ledakan yg sangat luar biasa

_Oleh karena itu mari kita berdoa semoga mereka yg positif di beri kesembuhan dan dipermudah segala urusan.
Aamiin.

Monggo dishare dateng group sanes, kersane langkung waspada

Salam sehat tetap patuhi protokol kesehatan.(*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like