SOSIAL

Dampak Langsung Perang dan Bencana Alam, HM Arum Sabil Ungkap Pentingnya Menjaga Sumber Pangan

HM. Arum Sabil praktisi Agribisnis dan Pendidikan Indonesia (Foto Tunasnegeri)

Tunasnegeri.com – Ketahanan pangan merupakan hal yang mendasar bagi suatu negara. Di awal tahun 2022, tepatnya pada 24 Februari, Rusia mulai menyerang Ukraina hingga mengakibatkan adanya ledakan di sejumlah kota besar di Ukraina. Adanya perang antara dua negara tersebut tentunya dapat memicu problem pangan dunia.

Serangan yang dilakukan oleh Rusia tersebut menyasar sejumlah kota besar di Ukraina usai Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam pidatonya mengenai pendeklarasian operasi militer khusus di Ukraina.

HM Arum Sabil, seorang praktisi Agribisnis dan Pendidikan Indonesia mengungkapkan dampak langsung dari konflik Rusia dan Ukraina adalah akan terjadinya peningkatan tajam pada harga komoditas, khususnya komoditas energi dan pangan.

“Dampak akibat terjadinya perang itu secara global akan membuat krisis pangan dan energi,” ujar pria yang akrab di sapa Abah Arum kepada Tunas Negeri, pada Senin (21/3/2022).

Oleh karena itu, sambung Abah Arum, di negara mana pun dan masyarakat di manapun di mana pun, jika terjadi perang atau bencana alam yang akan pertama di cari urusan pangan.

“Jika ada perang dan bencana alam, yang di cari oleh mereka makanan dan minuman, bukan mencari rumah dan mobil bagus,” imbuhnya.

Abah Arum yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina APTRI ini menjelaskan pentingnya menjaga sumber pangan. Karena menurutnya, sumber pangan merupakan hal yang di perlukan oleh semua insan yang ada di bumi.

Maka dari itu, Abah Arum mengungkapkan agar masyarakat dapat berdaulat di bidang pangan dan energi terbarukan. Karena menurutnya, jika berbicara energi yang ada tanpa ada inovasi, maka akan habis.

“Kita harus terus berinovasi, salah satunya melalui produktivitas yang berdaya saing,” ujarnya. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like