NASIONAL

Datangi Lembata dan Pulau Adonara, Jokowi Menangis Haru

Presiden Jokowi menemui salah satu anak korban bencana di NTT dalam kunjungannya ke sana Jumat (9/4/2021). (Foto: Istimewa)

 

Tunasnegeri.com – Suasana haru saat Jokowi meninjau salah satu titik lokasi terdampak bencana yang ada di Provinsi Nusa Tenggara TImur (NTT) pada Jumat  (09/04/2021). Saat tiba di wilayah terdampak bencana Badai Seroja di Adonara, Nusa Tenggara Timur, Jokowi terlihat menangis sembari berdialog dengan sejumlah anak kecil.

Jokowi terlihat berdialog dengan anak-anak yang nampak tetap ceria dan tegar di kamp pengungsian. Dalam keterangannya, Sekretariat Presiden (Setpres) menjelaskan, kedatangan Jokowi ke Kabupaten Lembata dan Pulau Adonara Kabupaten Flores Timur itu untuk meninjau langsung lokasi terdampak bencana yang terjadi pada Minggu, 4 April 2021 lalu.

Presiden dan rombongan bertolak menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB.

Unggahan Sepres itupun mengundang simpati dari berbagai pihak. Di lini massa, sejumlah warganet mengungkapkan rasa harunya saat Jokowi terlihat mengayomi anak-anak korban bencana.

“Duh ikut meleleh menangis nih Pakdhe @jokowi . Sehat selalu ya pakdhe” tulis akun twitter  @TikaBeremauNTT dalam komentarnya.

Simpati juga diungkapkan tokoh pertanian nasional asal Jawa TImur, HM Arum Sabil . “Pak Presiden Jokowi memposisikan diri sebagai ayah yang ingat kepada anak-anaknya,” ujar Arum Sabil saat diwawancarai Tunasnegeri.com pada Sabtu (10/04/2021).

Menurut Arum, sebagai seorang ayah dan sekaligus cucu, hati terdalam Jokowi nampak tersentuh melihat para anak-anak dalam kondisi dilanda bencana. “Tentu hal ini akan semakin menggerakkan pemerintah untuk lebih cepat bekerja mengurangi penderitaan masyarakat. Kita tahu semua, Pak Jokowi punya hati yang lembut dan mengayomi,” ujar Arum yang  juga praktisi di bidang pendidikan tersebut.

Arum menilai, pemerintah pusat sudah berupaya keras untuk cepat bertindak mengatasi dampak dari serangkaian bencana alam yang terjadi di NTT pada akhir pekan lalu itu. “Kita masyarakat bisa ikut berperan dengan mengirimkan bantuan sembari doa yang tidak putus. Itu adalah kekuatan kita sebagai orang beragama, ikhtiar disertai doa,” pungkas Arum yang juga Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur ini.

 

Reporter: Muhammad Faizin

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like