PEMERINTAHAN

Diapresiasi Penghargaan dari BKN, Gubernur Khofifah Dorong Digitalisasi Layanan Birokrasi

Gubernur Khofifah Saat Menerima Penghargaan dari BKN

Gubernur Khofifah Saat Menerima Penghargaan dari BKN (Foto: Istimewa/ Humas Pemprov Jatim ) 

Kamis, 01 April 2021

 

Tunasnegeri.com – Prestasi kembali ditorehkan oleh Pemprov Jatim di bawah kepemimpinna Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Pemprov Jatim menyabet dua dari lima kategori yang dilombakan dalam ajang Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award 2020. Ajang tersebut menilai kinerja BKD dari seluruh pemda di Indonesia.

Pada penghargaan pertama, Pemprov Jatim berhasil meraih Juara Dua masing-masing dalam Kategori Perencanaan, Kebutuhan, Pelayanan Pengadaan, Kepangkatan dan Pensiun serta Kategori Penilaian Kinerja Terbaik.

Trofi dan piagam penghargaan diserahkan langsung kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa dari Kepala BKN RI Ir. Bima Haria Wibisana di Kantor Gubernur Jatimpada Kamis (1/4) lalu.

“Alhamdulillah, ini merupakan penanda ikhtiar bersama seluruh ASN di Jatim telah sesuai pada jalannya. Semoga energi dari ASN se-Jatim bisa berseiring dengan ikhtiar modernisasi  birokrasi yang disampaikan oleh Pak Wapres,” ujar Khofifah menanggapi apresiasi dari pemerintah pusat tersebut.

Melalui award ini, Khofifah berharap bisa semakin memacu semangat seluruh ASN di Jatim untuk terus meningkatkan kinerja. Perbaikan kinerja bukan bertujuan untuk penerimaan penghargaan semata, namun lebih kepada pelaksanaan pemerintahan yang bersih dan akuntabel  dan pelayanan masyarakat yang cepat dan  tepat.

“Dengan penghargaan ini, kita harus lebih semangat dalam bekerja. Karena perbaikan kinerja ini adalah demi untuk mewujudkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih optimal,” papar perempuan pertama yang memimpin Jatim ini.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga mengajak jajaran Bupati dan Wali Kota di Jatim untuk terus mendorong penerapan digitalisasi dalam birokrasi ASN di wilayahnya. Ini penting, karena modernisasi dan digitalisasi birokrasi memiliki peran yang cukup besar dalam percepatan pencapaian  pembangunan nasional.

“Digitalisasi sistem ini akan jadi pintu masuk untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi seluruh kinerja diantara OPD, UPT dan BLUD yang ada di Jatim. Sehingga, harapannya, kita bisa memberi penguatan pada sisi kompetensi dan digital IT dengan lebih maksimal,” papar perempuan yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

 

Reporter: Muhammad Faizin

 

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like