PERISTIWA

Dinahkodai Hendy – Gus Firjaun, Jember Naik Satu Peringkat dari Tidak Wajar ke WDP

Bupati Jember Hendy Siswanto dengan Ketua DPRD Jember M. Itqon Syauqi saat menerima hasil laporan BPK. (Foto: Istimewa).

Tunasnegeri.com – Dibawah kepemimpinan Bupati Jember Hendy Siswanto dengan Wakil Bupati KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman pada tahun pertama, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Tercatat, Kabupaten Jember mampu mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), naik peringkat setelah pada 2020 memperoleh opini Tidak Wajar (TW) dari BPK. Bahkan, pernah mendapatkan opini Desclaimer (opini terendah) pada 2019.

“Setelah diberi kepercayaan masyarakat Jember, termasuk dibantu oleh anggota dewan dan jajaran OPD, Jember mampu naik satu peringkat,” ucap Bupati Hendy, pada (19/5/2022).

Meski begitu, pria nomor satu di Jember tersebut mengaku bahwa hal itu tak cukup membuat pihaknya puas. Sebab, Jember seharusnya bisa mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Meski begitu, saya tetap mengapresiasi semangat jajaran OPD dan dukungan para dewan,” terangnya.

Lebih jauh, Hendy mengutarakan bahwa jika opini Jember mampu mendapatkan yang paling bagus, ia yakin bahwa iklim investasi di Jember bakal berjalan.

“Para investor akan percaya dalam menginvestasikan uangnya di Jember,” jelasnyal.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur, Joko Agus Setyono menuturkan ada beberapa persoalan yang menjadi PR Jember. Di antaranya, penatausahaan dan pencatatan aset tetap dinilai belum memadai, kekurangan volume dan mutu pekerjaan belanja modal, serta realisasi belanja tak terduga TA 2020 belum diakui bukti pertanggungjawabannya. Bukan menjadi persoalan yang memberatkan, pihaknya berharap hal itu mampu menjadi semangat jajaran pemerintah Kabupaten Jember untuk lebih kompak lagi.

Terpisah, Ketua DPRD M. Itqon Syauqi menambahkan bahwa pihaknya bakal mendorong OPD semaksimal mungkin.

“Akan kami maksimalkan di pansus LAPP APBD nanti,” ucapnya.

Dalam hal ini, pria yang akrab disapa Ra Itqon itu memaparkan bahwa pihaknya akan melakukan pansus untuk mendalami OPD mana saja yang masih perlu didorong.

Dengan begitu, lanjutnya, tahun depan Jember bisa meraih predikat tertinggi. Yakni, Wajar Tanpa Pengecualian.

Untuk diketahui, Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST., IPU., dan Ketua DPRD Kabupaten Jember M. Itqon Syauqi, menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Daerah LKPD TA 2021 di kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (19/5/2022).

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like