PERTANIAN

Diterjang Pandemi Covid-19, HM Arum Sabil Sukses Budidaya Jeruk untuk Penuhi Kebutuhan Vitamin C

HM. Arum Sabil saat di lahannya untuk percobaan tanaman jeruk menggunakan sistem drip irrigation (Foto: Tunasnegeri)

Tunasnegeri.com – Di era Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, banyak masyarakat mulai berinisiatif untuk bercocok tanam, seperti sayuran dan buah-buahan.

Seperti salah seorang praktisi Agribisnis dan Pendidikan Indonesia, HM Arum Sabil, ia mengatakan, bila didalami, ternyata kegiatan menanam memiliki nilai komersil yang tinggi, seperti budidaya jeruk dengan metode pertanian modern yang dikembangkan di lahan Padepokan HM Arum Sabil Tanggul.

“Komoditas yang satu ini banyak dikenal di kalangan masyarakat, dan tentunya mempunyai nilai komersial yang tinggi tentunya di era pandemi kebutuhan vitamin c harus dipenuhi secara alami dan buah jeruk salah satu sumbernya,” ungkap Wakil Ketua DPP HKTI tersebut kepda tunasnegeri.com dalam keterangan tertulis.

Ia mengatakan beberapa jenis jeruk yang secara besar-besaran di kembangkan di antaranya, jenis Jeruk Siyam Semboro, Jeruk Siyam Madu, Jeruk Siyam Prigas, Jeruk Nambangan Pamelo, Jeruk Lemon, Jeruk Pecel, dan Jeruk Nagami juga yang bisa dimakan dengan kulitanya.

“Jenis jeruk ini mampu berbuah beberapa kali dalam setahun. Setiap kali sesudah masa kering, tanaman ini selalu membentuk cabang-cabang baru dan berbunga,” tuturnya.

Sehingga, lanjutnya, kontinuitas produksi yang dipasarkan dapat dijamin di pasar buah.

Lebih jauh, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur ini menegaskan di tengah sulitnya mencari peluang usaha, tidak ada salahnya mengambil sisi lain dari pandemi yang terjadi.

“Sekarang apa saja yang bisa mendukung imunitas tubuh laku dijual. Bisa dikatakan apa yang berkaitan dengan pandemi covid-19 menjadi peluang,” pungkasnya.

Ia juga mengatakan, buah jeruk merupakan buah yang rendah kalori dan sangat bergizi tinggi. Tak ayal, buah berwarna oranye dan hijau ini sangat populer dengan kandungan vitamin C-nya.

Namun tak hanya itu, lanjutnya, buah yang memiliki rasa manis ini juga mengandung berbagai senyawa tanaman lain dan antioksidan yang dapat melawan penyakit.

“Jeruk dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi. Karena, Jeruk tidak mengandung natrium. Sehingga, dapat membantu menjaga tekanan darah berada di batas normal,” pungkasnya. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like