PERTANIAN

Gagasan Baru Kapolres Jember Rumah Pangan Lestari Berbasis Digital, Arum Sabil : Program Ini Bisa Menjadi Contoh Untuk Masyarakat

Kunjungan Arum Sabil yang sekaligus mengedukasi cucunya dalam bidang pertanian dan perkebunan (Foto: Tunasnegeri)

Tunasnegeri.com – Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin menggagas program rumah pangan lestari. Program rumah pangan lestari sendiri merupakan suatu program yang memaksimalkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan, yang nantinya secara berkelanjutan dapat meningkatkan ketersediaan pangan, hingga bisa menjadi sebagai tempat edukasi di bidang perkebunan dan pertanian.

Arum Sabil, seorang praktisi di bidang pertanian dan pendidikan nasional, saat berkunjung mengajak cucunya ke miniatur edukasi pertanian bersistem digital yang digagas Kapolres Jember, sangat mengapresiasi terobosan inovasi pertanian yang memberikan nilai edukasi kepada anak anak sejak dini.
Arum Sabil pun menjelaskan, Drip irrigation sendiri adalah metode irigasi yang mengairi tanaman dengan air yang diteteskan, dengan kondisi antara tanaman satu sama lain akan mendapatkan asupan air yang sama, seluas apapun bidang tanamnya. Drip irrigation sendiri dinilai lebih menghemat air dan pupuk karena metode yang menggunakan air yang diteteskan.

Selain itu, HM Arum Sabil juga menjelaskan bahwa rumah pangan lestari ini juga berbasis digital dengan menerapkan teknologi pertanian yang berbasis 4.0. Dengan memanfaatkan fitur otomatisasi penyiraman penanam yang ada. Hal ini, didukung oleh perangkat yang sederhana namun memadahi seperti pompa air, kran solenoid, sprinkle, sumber energi yang bisa menggunakan listrik maupun tenaga listrik surya, saklar on/off. Lalu semua perangkat ini agar bisa bekerja secara digital tentunya dilengkapi dengan internet, agar bisa dikendalikan melalui smartphone.

“Walaupun ini kecil, tapi ini bisa menjadi suatu ide yang besar nantinya, ini yang dikatakan kita pertanian sudah memasuki di era 4.0.” Ujar HM Arum Sabil kepada TIMES Indonesia, Senin (31/05/2021).

HM Arum Sabil berharap dengan adanya rumah pangan lestari ini, bisa menjadi contoh untuk polres lain dan masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sekitar rumah. Selain itu, dengan adanya gerakan rumah pangan lestari ini, HM Arum Sabil juga berharap gerakan ini dapat meminimalisir persoalan pangan di masa depan nanti.

“Persoalan pangan masa depan paling tidak bisa diminimalisasi dengan gerakan rumah pangan lestari yang digagas oleh Kaporles Jember, ini kan miniatur bisa dilakukan dirumah sekitar, dinding dan tembok pun bisa menjadi media.” Ujar HM Arum Sabil (*)

Pewarta : Zeinel Arfin Sadiq

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like