PENDIDIKAN

Gelar Perkemahan Sehat Era Pandemi, Kwarda Pramuka Jatim Tekankan Disiplin Prokes

HM Arum Sabil, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, usai rapim. (Foto: Istimewa / Humas Kwarda Gerakan Pramuka Jatim )

Foto: HM Arum Sabil, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, usai rapim. (Foto: Istimewa / Humas Kwarda Gerakan Pramuka Jatim )

 

Rabu. 24 Maret 2021

TunasNegeri.com – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur (Kwarda Jatim) akan  menggelar Perkemahan Sehat Era Pandemi (Persemi) dan ini adalah kegiatan berkemah pertama di Indonesia bahkan di Asia. Ketaatan terhadap Protokol Kesehatan (Prokes) menjadi fokus utama.

“Ini perkemahan yang pertama (saat pandemi Covid-19) di Indonesia dan Asia. Tentu saja, kita akan taat pada imbauan pemerintah untuk melaksanakan disiplin protokol kesehatan,” ujar Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, HM Arum Sabil, saat dikonfirmasi pada Rabu (24/03/2021).

Rencana Perkemahan Sehat Era Pandemi (Persemi) juga sudah dimatangkan dalam rapat kordinasi bersama Kwarcab di seluruh Jatim yang digelar pada Selasa (23/3/2021) kemarin.

.Persemi digelar dengan pertimbangan agar anak-anak bisa tetap melakukan kegiatan produktif di masa pandemi, tanpa mengabaikan prokes. “Selama pandemi anak-anak lebih banyak melakukan segala kegiatan di dalam rumah. Padahal kegiatan di luar rumah juga sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak,” tutur Arum.

Menurutnya, Persemi tersebut diharapkan supaya anak-anak bisa kembali melakukan aktivitas di luar ruangan dengan tetap aman karena mengedepankan protokol kesehatan.

“Nah Pramuka mencoba untuk bagaimana cara pendidikan dijalankan. Tidak harus di dalam ruangan, tapi face to face sesamanya harus dijalankan, tidak mungkin terus-terusan secara virtual,” imbuh Arum.

Persemi tersebut diikuti oleh para pelatih dan pengurus Kwarcab di seluruh Jatim yang totalnya mencapai 250 peserta. Arum juga mengatakan seluruh peserta akan diberi panduan dan bekal tentang perkemahan era pandemi.

Apabila kegiatan yang digagas oleh Kwarda Jatim itu bagus, maka Arum memperkenankan untuk bisa diadaptasi secara nasional.

Kegiatan Persemi akan digelar pada Sabtu (27/3/2021) dan Minggu (28/3/2021) di Kabupaten Jember. Luas area perkemahan yang mencapai 5,4 hektar dan tertutup oleh pagar, dinilai cocok dengan syarat Physical Distancing atau ketentuan jaga jarak yang merupakan unsur penting dalam Prokes.

“Karena lahannya luas, jadi insyaallah untuk syarat jaga jarak, akan bisa terlaksana dengan baik. Kita sudah tekankan itu semua,” tutur Arum.

Pramuka juga menekankan akan taat pada ketentuan perizinan yang digariskan pemerintah.

“Kita tidak menyerah dengan pandemi dengan tetap bisa bersentuhan dengan alam,” pungkas Arum.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Jember, Hendy Siswanto menyatakan hal senada. Menurutnya, segala kegiatan di Jember tetap harus memenuhi ketentuan prokes. “Soal perizinan kegiatan, kita pastikan sesuai prokes yang telah diatur oleh pemerintah pusat. Kita di Jember ini kan sudah mazuk zona kuning. Kita akan berjuang keras agar bisa masuk zona hijau pada bulan Ramadan mendatang,” tutur Hendy.

 

Reporter: Arip Ripaldi

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like