PERTANIAN

Gubernur Khofifah Pastikan Stok Gula di Jatim Aman, Ini Sebabnya

Gubernur Khofifah saat berikan sambutan pada usai mengukuhkan Ketua Umum DPP APTRI tahun 2022 (foto: tunasnegeri)

Tunasnegeri.com – Stok Gula Jawa Timur, di pastikan aman hingga bulan Mei mendatang. Hal itu di ungkapkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa usai mengukuhkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) tahun 2022, di Hotel Best Western Papilio, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, (19/3/2022).

“Saya sudah ketemu dengan Direktur PTPN X, pada dasarnya stok gula cukup sampai dengan bulan Mei,” ujar orang nomor satu di Jatim itu kepada sejumlah wartawan.

“Pada posisi sampai dengan bulan Mei aman, akhir Mei mulai giling tebu insyaallah kondisinya cukup aman,” sambungnya.

Lebih jauh, Gubernur Perempuan pertama di Jatim itu menjelaskan bahwa di Wilayah Jatim 95 persen petani tebunya merupakan rakyat. Yang artinya, seluruh petani tersebut bisa menjadi pengusaha.

“Di Jawa Timur, 95 persen petani tebu adalah rakyat dan itu artinya bahwa mereka bisa menjadi pengusaha di lingkungan pergulaan karena rometeornya kan dari tebu kemudian 46,25 persen produksi gula ini dari Jawa Timur,” ujarnya.

Gubernur Khofifah saat berikan sambutan pada usai mengukuhkan Ketua Umum DPP APTRI tahun 2022 (foto: tunasnegeri)

Jadi, lanjutnya, dari seluruh tebu dan pabrik gula yang ada di Jawa Timur memang harus terkonsolidasi dengan baik antara Pabrik Gula (PG), APTRI dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

“Mudah-mudahan sinkron semuanya, sinergi gula di Indonesia juga sinkron sehingga kita bisa memberikan proteksi terhadap petani tebu jikalau petani tebu panen ya jangan digiling bareng dengan gula yang diimpor,” tegasnya.

Lebih jauh, ia juga menjelaskan bahwa hal itu perlu di manage dengan baik. Karena, 95 persen petani dari masyarakat itu harus terproteksi.

Hingga saat ini, menurut Gubernur Khofifah, di PTPN sendiri terdapat ketersediaan sebanyak 60.000, sedangkan kebutuhan masyarakat Jatim hanya 37.500.

“Ya ini jangan dibawa keluar, ini untuk persiapan masyarakat Jawa Timur. Mudah-mudahan tidak ada pergerakan perintah dari pusat untuk menggerakkan gula yang ada di Jawa Timur ke luar Jawa Timur,” pungkasnya.

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like