PEMERINTAHAN

Gubernur Khofifah: TNI-Polri Ikut Bantu Bangun Rumah Untuk Korban Gempa

Gubernur Jatim, Khofifah saat meninjau korban gempa di Kab Malang. (Istimewa/ Pemprov Jatim )

Gubernur Jatim, Khofifah saat meninjau korban gempa di Kab Malang. (Istimewa/ Pemprov Jatim )

 

Tunasnegeri.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat untuk membantu korban terdampak gempa yang terjadi pada Sabtu (10/04) pekan lalu. Rumah sementara untuk korban gempa bumi sudah mulai di bangun agar warga tidak terlalu lama tinggal di tenda-tenda pengungsian. Peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan rumah sementara itu dilakukan Khofifah bersama jajaran Forkopimda pada Sabtu (17/04) kemarin.

Untuk mempercepat pembangunan rumah sementara, aparat TNI Polri akan diterjunkan gunta membantu proses pembangunan. Hal ini menurutnya menjadi bagian dari koordinasi dan sinergi  yang terus dilakukan berbagai pihak untuk  membantu mempercepat penanganan akibat dampak gempa lalu termasuk recovery dan rekonstruksi.

“Kami berterimakasih kepada Pak Pangdam V Brawijaya dan Pak Kapolda Jatim yang telah menerjunkan aparat TNI – Polri untuk mendukung pembangunan rumah  ini. Dimana nanti aparat TNI dan Polri akan dimaksimalkan untuk membantu percepatan pelaksanaan pembangunan bagi rumah yang rusak  ringan, sedang maupun berat,” ujar Khofifah.

Pembangunan rumah huni sementara ini, menurut Khofifah harus dipercepat, agar warga tidak semakin lama menderita. Selain melakukan peletakan batu pertama dan meninjau rumah-rumah warga yang terdampak, Khofifah bersama jajaran Forkopimda Jatim juga meninjau posko trauma healing yang diperuntukkan bagi anak-anak pengungsi korban gempa. Sambil membagikan paket buku dan alat tulis, Khofifah berpesan agar anak-anak tetap semangat belajar meskipun dalam kondisi kurang standart akibat gempa.

“Bagaimana anak-anak sehat semua? Meskipun dalam keadaan seperti ini anak-anak semua harus tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita ya,” kata mantan Menteri Sosial ini yang langsung disambut anak-anak dengan antusias.

Pembangunan rumah sementara dibantu TNI-Polri agar lebih cepat. (Istimewa/ Pemprov Jatim)
Pembangunan rumah sementara dibantu TNI-Polri agar lebih cepat. (Istimewa/ Pemprov Jatim)

 

Sebelumnya, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto mengatakan, aparat TNI dan Polri siap membantu kesulitan masyarakat terutama dalam pembangunan rumah akibat dampak gempa ini. Nantinya personil yang diterjunkan baik dari Kodam V Brawijaya, Divisi II Kostrad dan dukungan penuh dari Polda Jatim.

“Ada ribuan personil yang diterjunkan tapi intinya sistemnya kerja dengan tetap memperhatikan moril bahwa ini bulan puasa sehingga sistemnya rolling seminggu sekali,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Malang H.M. Sanusi mengatakan, pembangunan 14 rumah ini diharapkan bisa segera selesai supaya warga bisa memulai hidup normal kembali. Pembangunan rumah  ini dananya berasal dari para donatur dan dermawan yang menyumbang kepada Pemkab Malang.

“Dari kemarin kita mendapat bantuan dari para dermawan sebanyak Rp. 510 juta dan tadi tambahan dari OJK sebanyak Rp. 300 juta. Dana ini mohon izin Ibu Gubernur, akan kami gunakan langsung untuk pembangunan rumah ini. Nantinya bantuan dari BNPB bisa diteruskan oleh mereka untuk membangun rumah sendiri,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Faizin

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like