PERISTIWA

Hadir disetiap Kebencanaan, Bentuk Bakti Tiada Henti Kwarda Pramuka Jatim untuk Negeri

Ketua Kwarda Jatim HM Arum Sabil saat resmikan pembangunan Huntara tahap tiga. (Foto: Arip Ripaldi).

Tunasnegeri.com – Selalu hadir dalam membantu masyarakat, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur (Jatim) terus berbakti tiada henti untuk negeri.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan internal kepramukaan saja, namun juga turut terjun langsung di tengah masyarakat lebih dalam menanggulangi setiap adanya kejadian bencana.

Dalam sambutannya, HM Arum Sabil, selaku Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim mengatakan bahwa salah satu satu bentuk bakti Pramuka terhadap situasi saat ini adalah melalui pendampingan peternak akibat maraknya wabah Penyakit Kuku dan Mulut (PKM).

“Kami hadir dengan memberikan edukasi terkait cara menanggulangi dan pencegahan penyebaran penyakit virus kuku dan mulut pada hewan ternak,” tuturnya pada Jumat, (20/5/2022).

Pria yang akrab disapa Kak Arum ini juga menjelaskan bahwa tidak hanya wabah PMK, namun disaat wabah Covid 19 melanda negeri, Pramuka Jatim bersama Pemerintah, TNI, dan Polri saling bahu membahu dalam melakukan upaya pencegahan perluasan penyebaran Covid 19.

Yakni, dengan menjadi pelopor dalam menjaga protokol kesehatan, kegiatan vaksinasi, dan penyemprotan disinfektan secara berkelanjutan. Selain itu, juga masih banyak kegiatan Pramuka yang telah dilakukan guna membantu masyarakat dalam menghadapi bencana.

Seperti halnya ketika terjadinya bencana erupsi Gunung Semeru selain membantu dalam pengevakuasian korban, baru-baru ini Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur tengah melakukan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi penyintas bencana erupsi Gunung Semeru.

Total sebanyak 50 rumah yang dibangun secara bertahap guna membantu warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Pramuka Jawa Timur selalu berusaha untuk ada di garda terdepan dalam segala kegiatan kemanusiaan,” tegasnya.

 

Kwarda Gerakan Pramuka Jatim juga terus berperan aktif dalam ikut serta menjadi pelopor pelestarian lingkungan hidup. Diantaranya dengan ikut menjaga tanah, air, udara, satwa, dan hutan.

“Ini sebagai bentuk pengamalan salah satu butir isi Dasa Darma, yaitu cinta alam dan kasih sayang sesama manusia,” pungkasnya. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like