KESEHATAN

Jangan Main-Main Dengan Covid-19 Varian Delta. Pemerintah Ketatkan Aturan Masuk ke Indonesia.

Ilustrasi Covid-19 Varian Delta

Tunasnegeri.com – Ledakan kasus Covid-19 terjadi lagi di Indonesia. Hal ini diduga akibat menuculnya berbagai varian delta (B1617.2) yang menjadi penyebab lonjakan kasus Covid-19.

Hal tersebut dapat terjadi lantaran tidak sedikit WNA asing yang masuk Indoensia pada masa awal Covid-19 Varian Delta ditemukan. Varian Delta atau B1617.2 pertama kali ditemukan di India dan menjadi penyebab meledaknya kasus di negara Bollywood tersebut.

Jika dibangdingkan dengan Virus Corona yang berasal dari Wuhan, varian delta ini tidak bisa dianggap remeh. Varian Delta ini memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi. Hal ini menyebabkan, kasus harian Covid-19 di Indonesia pun semakin tinggi.

Para Ahli sudah memperingatkan adanya potensi besar varian baru covid-19 itu masuk ke Indonesia, terutama berhubungan dengan penutupan pintu masuk ke Indonesia.

Dikutip dari CNN Indonesia, pada April lalu. “Kalau melihat saat ini, rasanya sulit varian B1617 dibilang belum ada di Indonesia. Karena pertimbangannya kita bukan negara yang melakukan penutupan pintu masuk dari awal,” kata Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman.

“Indonesia rawan kebobolan kasus impor, apapun itu. Tidak hanya varian India itu,” jelasnya.

Saat itu Dicky menilai bahwa Indonesia masih belum cukup tegas dalam menyaring WNA yang akan masuk ke Indonesia.

Sementara itu, sampai kondisi saat ini dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darutat selama 2 pekan hingga 20 Juli 2021, pemerintah masih tidak melarang WNA untuk masuk ke Indonesia. Pemerintah hanya akan perketata aturan bagi WNA yang akan masuk ke Indonesia. Hal tersebut diugkapkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

“Sampai saat ini peraturan yang terkait perjalanan internasional diselaraskan dengan PPKM Darurat. Jadi, selama dalam konteks PPKM darurat juga belum ada pembatasan atau larangan/mobilitas melalui udara sampai saat ini perjalanan internasional dilakukan dengan pembatasan yang sangat ketat,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

Merujuk Addendum Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021 yang dirilis Satgas Penanganan COVID-19, pemerintah bahkan merilis aturan orang masuk ke Indonesia tiga hari setelah PPKM Darurat ditetapkan, yakni, mulai 6 Juli.(*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like