PERISTIWA

Kunjungi Dinas Pertanian Dan KP Provinsi Jatim, Komisaris Independen PT Pusiri Serap Aspirasi Petani Jatim

Komisaris Independen PT Pupuk Sriwidjaja, KH Amiruddin Nahrawi saat kunjungan di Jatim. (Foto: Arip Ripaldi).

Tunasnegeri.com – Tokoh Nahdlatul Ulama asal Sumatera Selatan (Sumsel) Dr KH Amiruddin Nahrawi atau yang akrab disapa Cak Amir, yang juga sebagai Komisaris Independen PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PT Pusri) melakukan kunjungan ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (25/5/2022).

Terlihat dalam kunjungannya itu langsung ditemui oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Dr Ir Hadi Sulistyo MSi, Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Jawa Timur Heru Suseno STP MT, dan Ketua Umum DPP Majelis Permusyawaratan Anggota Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (MPA Gaperindo) sekaligus Wakil Ketua Umum DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) HM Arum Sabil SP.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Amir mengutarakan bahwa tujuan silaturahmi tersebut untuk meminta masukan dan saran dari para Kadis dan perwakilan petani yang ada di Jatim dalam rangka membangun sinergitas.

“Kami datang kesini untuk membahas apa yang perlu di kerjasamakan antara PT Pusri dengan Jawa Timur,” ujar Cak Amir dalam forum.

Cak Amir menjelaskan bahwa rencananya hasil dari pertemuan tersebut akan dilaporkan kepada Dirut Pupuk Indonesia (PI) dan Dirut Pupuk Sriwijaya Palembang (PSP).

Selain itu, sebagai Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) bidang hubungan antar lembaga, dia juga akan melaporkan kepada para pengurus PBNU.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan saat ini dapat memberikan manfaat kepada para petani terutama yang ada di Jatim, khususnya di Gaperindo,” ujarnya.

Sementara itu, HM Arum Sabil SP mengatakan bahwa penunjukkan Dr KH Amiruddin Nahrawi oleh Kementerian BUMN sebagai Komisaris Independen PT Pusri dianggap sangat tepat dan bijak.

“Beliau (Cak Amir, Red) merupakan salah satu pimpinan di PBNU dalam bidang hubungan antar lembaga yang kapasitasnya memiliki peran untuk membangun komunikasi antara perusahaan pupuk Indonesia dengan para petani dan stakeholder yang lain,” terang Arum.

Kapasitas Cak Amir sebagai PBNU dan ketua umum bidang antar lembaga memiliki peran penting dalam mengkomunikasikan dengan pemerintah terkait dengan kebijakan pupuk dari hasil serap aspirasi para petani seluruh Indonesia kedepannya.

Menurutnya, kedatangan Cak Amir guna bersilaturahmi kepada para petani di seluruh Indonesia termasuk salah satunya di Jatim merupakan bukti nyata sebagai Komisaris Independen PT Pusri.

“Pak Amir telah menunjukkan kinerjanya sebagai Komisaris Independen PT Pusri. Tidak hanya sekedar jabatan melekat, tapi di barengi ikhtiar dan karya nyata,” pungkas Arum. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like