AGAMA

Menunda Mandi Junub Setelah Subuh Puasanya Sah, Ini Kata UAS

Ustadz Abdul Somad, (Foto Instagram ustadz Abdul Somad Official).

Tunasnegeri.com – Berhubungan intim merupakan kebutuhan utama bagi pasangan yang sudah menikah. Sebagai seorang muslim yang menjalankan ibdah puasa di bulan Ramadhan, pasti akan bertanya tentang sah atau tidaknya puasa ketika mandi junub setelah subuh.

Ustadz Abdul Somad (UAS) pun memberikan penjelasan mengenai menunda mandi junub setelah subuh.

“Imsak nya jam berapa? 04:49 untuk wilayah Pekanbaru Riau,” kata UAS, dikutip dari kanal youtube Berita Langit, pada Senin (4/4/2022).

UAS menjelaskan perkara mandinya sebelum atau sesudah subuh tidak jadi permasalahan.

“No problem (tidak masalah). Mau mandinya subuh atau setelah subuh tak jadi masalah. Yang jadi masalah itu hubungannya kapan?,” katanya.

UAS mengatakan, puasa itu merupakan menahan diri dari hal-hal yang membatalkannya mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Maka dari itu, ketika berhubungan intim dengan pasangan suami atau istri tidak jadi masalah jika dilakukan di malam hari.

“Yang gaboleh itu hubungan nya setelah subuh. Adapun hubungannya sebelum subuh, mandinya setelah subuh itu tidak jadi masalah,” ujarnya.

Lebih jauh, UAS menjelaskan ada bab tentang orang masuk waktu subuh dalam keadaan junub, puasanya sah.

“Nabi Muhammad SAW, Kalau menunaikan hajatnya (dia berhubungan), kadang langsung mandi, kadang berwudhu saja lalu kemudian langsung tidur,” katanya.

Jadi kesimpulan nya jika ada orang dalam keadaan junub, masuk dia dalam waktu subuh tidak jadi masalah, puasanya tetap sah. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like