AGAMA

Muhasabah Ramadan, HM Arum Sabil: Masa Lalu Harus Jadi Pemicu Semangat Masa Depan

Suasana buka bersama yang digelar oleh HM Arum Sabil, tokoh masyarakat Jember. (Fauzi/ Tunasnegeri.com)

Suasana buka bersama yang digelar oleh HM Arum Sabil, tokoh masyarakat Jember. (Fauzi/ Tunasnegeri.com)

 

Tunasnegeri.com – Suasana keakaraban terlihat jelas dalam acara buka bersama yang digelar di City Forest and Farm, Jember pada Minggu (18/04). Tokoh pertanian dan pendidikan, HM Arum Sabil yang menjadi sohibul bait (tuan rumah acara) turut mengundang sejumlah tokoh masyarakat. Diantaranya Rektor UIN KHAS, Prof Babun Suharto; Direktur Polije, Saiful Anwar SP, MP, dan kalangan pengusaha.

Dalam sambutannya, Arum Sabil mengajak para tamu yang ia hormati itu, untuk bermuhasabah atau merefleksikan diri bersama-sama. Dengan merefleksikan diri atas capaian-capaian atau pengalaman di masa lalu, Arum Sabil mengajak tetamunya untuk mengikhtiarkan masa depan yang lebih baik.

“ Masa lalu tidak boleh menghambat masa depan. Justru sebaliknya, masa lalu harus menjadi pemacu dan bekal kita di masa depan. Sehingga kita bisa menjalani aspek kehidupan sampai ke pekerjaan atau karir kita yang lebih baik,” tutur Arum yang memulai karir usahawannya dari kalangan sederhana ini.

Karena itu, hal-hal yang menjadi hambatan di masa lalu, menurut Arum sebaiknya ditinggalkan. “Bila masa lalu menjadi penghambat masa depan kita, maka sebaiknya lupakan saja,” ujar Arum.

Suasana silaturahim berbalut acara buka bersama ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Secara bergantian, pesan-pesan positif disampaikan dari masing-masing tokoh. Sebagai harapan untuk saling mengingatkan antar sesama, sebagaimana pesan yang terkandung dalam Al-Quran surat Al-Ashr.

Dua tokoh pendidikan yang hadir, Prof Babun Suharto dan Saiful Anwar juga saling mendiskusikan gagasan mereka untuk memajukan Jember. “Semangat persaudaraan dan produktif lewat diskusi yang membangun satu sama lain ini harus senantiasa dijaga,” ujar Prof Babun.

Diskusi dan gagasan yang di balut dalam nuansa kekeluargaan ini, diharapkan bisa menguatkan sinergi antar pihak. “Obrolan ringan ini bisa menghasilkan gagasan-gagasan besar dengan semangat optimisme, untuk Jember bangkit dari berbagai sektor dan dari berbagai pihak tanpa terkecuali,” sambung Saiful Anwar.

 

Reporter: Muhammad Faizin

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like