AGAMA PERISTIWA

Muslimah Jember Bersholawat Resmi Dibentuk, Hj Nana Arum Sabil Terpilih sebagai Ketua

Ketua Muslimah Jember Bersholawat Bunda Hj Nana Arum Sabil saat penyematan pin. (Foto: Arip Ripaldi).

Tunasnegeri.com – Muslimah Jember Bersholawat kini telah resmi dibentuk pada Kamis (21/7/2022). Pembentukan muslimah bersholawat tersebut merupakan ke-empat kalinya setelah area Surabaya, Sidoarjo, dan Banyuwangi sebelumnya.

Agenda pertama pada pembentukan Muslimah Jember Bersholawat, dimulai dengan penentuan ketua dimana Hj Nana Arum Sabil terpilih sebagai ketua. Acara tersebut berlangsung di City Forest Arum Sabil, Kecamatan Antirogo, Kabupaten Jember dengan dihadiri kurang lebih 200 orang yang berasal dari seluruh cakupan area muslimah bersholawat. Penyematan pin sebagai bentuk simbolis pelantikan ketua dilakukan oleh Muslimah Bersholawat Pusat yaitu Muslimah Sidoarjo Bersholawat.

Ketika diwawancarai, Hj Nana Arum Sabil selaku Ketua Muslimah Jember Bersholawat menjelaskan bahwa seluruh muslimah yang terdapat di beberapa kota/kabupaten tersebut merupakan naungan dari Bumi Sholawat yang merupakan asuhan dari KH Agoes Ali Mashyuri.

“Harapannya, kita ingin para muslimah-muslimah ini berkumpul tidak hanya mengobrol tanpa arah, tetapi kita ingat kepada Allah SWT dengan bersholawat,” papar Hj Nana Arum Sabil yang juga akrab disapa Bunda Nana.

Bunda Nana menargetkan jika nantinya akan dibuat sebuah grup agar setiap muslimah secara rutin dapat menyetorkan sholawat setiap harinya. Guna memudahkan anggotanya, grup tersebut akan terdapat pengelola/admin yang akan mencatat setiap hasil setor sholawat.

Sehingga, setiap muslimah hanya perlu menyebutkan nama, nomor absen, serta jumlah sholawat yang telah dibaca.

“Untuk sholawat jibril atau sholawat nabi, minimal 100 kali yang disetorkan setiap harinya. Kemudian khusus di hari Kamis, ada sholawat nariyah yang minimal 11 kali harus disetorkan,” imbuhnya.

Dirinya juga menjelaskan, jika terdapat muslimah yang tidak menyetorkan sholawat selama tiga kali berturut-turut, maka dapat dikeluarkan dari keanggotaan. Sebab, forum tersebut dibentuk guna bersama-sama mencari syafaat dari sholawat sehingga perlu kedisiplinan. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like