BUDAYA EKONOMI PEMERINTAHAN PERTANIAN

Pelepasan Ekspor Pertanian oleh Gubernur Khofifah, Tiga Menteri Ikut Hadir

TunasNegeri.com – Rasa lega mengembang di raut wajah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Jumat (12/03/2021), Khofifah ikut melepas ekspor produk pertanian Jatim.

Istimewanya, seremoni ekspor yang dilakukan di Terminal Teluk Lamong, Gresik itu juga dihadiri 3 menteri. Yakni Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi, dan juga Menteri BUMN Erick Thohir.

“Alhamdulillah, Jumat berkah. Terimakasih Menteri Pertanian, Menteri BUMN dan Menteri Perdagangan yang hadir di Jawa Timur,” ujar Khofifah mengawali sambutannya.

Pelepasan ekspor ini, menurut Khofifah juga menjadi pemantik semangat para petani di Jatim.

“Terima kasih seluruh petani Jawa Timur, eksportir yang terus bergerak semoga mempercepat kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Amin,” lanjut gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Gubernur Khofifah berharap ada penguatan strategis dari tiga kementerian tersebut. Yakni untuk memperkuat percepatan pembangunan ekonomi di Jatim. Untuk itu, pemerintah sedang merencanakan pembangunan pusat ekspor di Jatim.

“Kita harap ada penguatan dalam proses peti kemas olah jual. Akan ada ekspor center yang sedang disiapkan Kemendag di Surabaya, semoga segera direalisasikan, untuk mempertemukan pasar yang lebih bagus,” papar mantan Mensos ini.

Total, terdapat 32 jenis komoditas ekspor yang dilepas. Mulai dari sarang burung walet, pakan ternak, premik, cicak kering, lipan kering, L-Lysine sulfate, animal feed additive, Greenfields ESL Pasteurised, anlene movmax, kelapa bulat, cacao powder, cocoa butter, kopi biji, cengkeh, dan Fiber mixed Feed (Sillage) Allformilk.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan, tahun 2021 ini pemerintah akan menyatukan langkah-langkah eskpor. Seperti meningkatkan sinergi antara Kementan dan Kemendag.

“Selain di Jatim, pelepasan ekspor juga serentak dilakukan di 52 pelabuhan se – Indonesia. Totalnya mencapai Rp1,2 triliun dilepas di 52 pelabuhan,” ujar Mentan.

Komitmen sinergi dari tiga kementerian untuk membangkitkan ekspor pertanian dari Jatim itu, diapresiasi oleh tokoh pertanian Jawa Timur, HM Arum Sabil.

“Petani kita sebenarnya untuk aspek budidaya sudah cukup tangguh. Tinggal dipoles sedikit untuk peningkatan keterampilan budidayanya. Untuk aspek pemasarannya yang harus banyak dibantu,” ujar pria yang akrab disapa Abah Arum ini.

Melalui kebijakan yang bisa membantu peningkatan ekspor pertanian, Arum optimistis akan memberi multiplier effect di masyarakat. “Karena pertanian ini tumpuan nafkah banyak orang. Rantai ekonominya luas, sehingga manfaatnya akan luas sekali jika pertanian ini menjadi prioritas,” pungkas Arum.

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like