PENDIDIKAN

Pelita Hati School, Sekolah Multicultural yang Mengajarkan Keberagaman

Lazarus Heo Manno, S.Pd, Kepala Sekolah SMP dan SMA Pelita Hati School. ( foto: Arip Ripaldi).

Tunasnegeri.com – Sebagai sekolah multicultural, Pelita Hati School Jember tentu banyak mengedepankan aspek keberagaman. Disini, para siswa diajarkan merangkul perbedaan satu sama lain dan mendorong untuk saling menghormati dan terbuka terhadap keunikan setiap orang.

Mengenai keberagaman, Lazarus Heo Manno, S.Pd, Kepala Sekolah SMP dan SMA Pelita Hati School, memaparkan jika siswa di Pelita Hati School Jember mayoritas adalag kristiani, begitu pula dengan kepala sedangkan gurunya mayoritas muslim.

Selain itu, kepala sekolah disini adalah seorang kristiani, sedangkan pemiliknya muslim. Hal tersebut merupakan salah satu wujud keberagaman ketika pemilik sekolah memberikan kepercayaan kepada orang yang tidak seiman untuk mengelolanya.

“Ini menjadi suatu komitmen bagi semua pemangku kepentingan atau pendidik, bahwa pendidikan itu tidak bisa didasari apa agama itu, etnisnya apa untuk mendorong mereka,” ungkapnya dengan rasa kagum.

Menurut Lazarus, adanya hal tersebut merupakan penghargaan terhadap minoritas. Ada upaya untuk menunjukkan bahwa disekolah tersebut tidak hanya berbicara secara konsep saja namun juga wujud nyata toleransi yang sebenarnya.

“Ketika ada satu anak berdampingan dengan anak lain dan agamanya berbeda mereka tidak diajari konsep toleransi saja, namun juga harus menghormati orang yang berbeda. Misalnya, dengan berucap salam dengan salam yang berbeda-beda. Ini hanya ada di Pelita Hati School,” ujar pria yang sudah 13 tahun mengabdi di Pelita Hati School itu. (Arip Ripaldi).

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like