PEMERINTAHAN Uncategorized

Pemerintah Bantu Korban Gempa Puluhan Juta Per Keluarga, Gubernur Khofifah Siap Kawal Penyaluran ke Wilayah Terdampak

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat berdialog denganKepala BNPB, Letjen Doni Moenardo saat berkunjung ke lokasi terdampak gempa. (Istimewa/ Pemprov Jatim)

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat berdialog denganKepala BNPB, Letjen Doni Moenardo saat berkunjung ke lokasi terdampak gempa. (Istimewa/ Pemprov Jatim)

 

Senin, 12 April 2021

Tunasnegeri.com –  Korban gempa dengan episantrum di Kabupaten Malang akhir pekan lalu, akan mendapat bantuan. Pemerintah Pusat memberikan bantuan Rp 50 juta untuk rumah kategori rusak berat, Rp 24 juta kategori rusak sedang dan Rp 10 juta kategori rusak ringan. Bantuan tersebut di luar biaya pengerjaannya. Sedangkan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang terdampak akan di tangani oleh Kementerian PUPR.

Hal itu disampaikan Kepala BNPB Doni Monardo saat melakukan kunjungan di Kecamatan Ampel Gading – Kabupaten Malang, Minggu (11/4). Sementara Pemerintah  Provinsi Jawa Timur menerima bantuan dana siap pakai dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI sebesar Rp 1 Milliar dalam rangka percepatan penanganan bencana Gempa Bumi yang melanda wilayah Malang dan sekitarnya.

Menindaklanjuti perhatian yang diberikan oleh pemerintah pusat, Gubernur Khofifah menyatakan terima kasih dan siap untuk terus mengawal proses penyaluran kepada masyarakat di wilayah terdampak.

Gubernur Jatim, Khofifah menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Pemerintah Pusat. (Istimewa/ Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim, Khofifah menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Pemerintah Pusat. (Istimewa/ Pemprov Jatim)

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat melalui  BNPB. Pemprov Jatim tentunya akan terus  berupaya semaksimal mungkin untuk meringankan beban para pengungsi dan korban gempa,” ungkap Gubernur Khofifah.

Bantuan senilai Rp 1 Miliar tersebut diperuntukkan sebagai biaya operasional untuk Dapur Umum Lapangan yang tersebar  di Kabupaten  Malang dan  Kabupaten Lumajang. Untuk itu, dirinya juga menyebut bahwa bantuan ini akan sangat membantu  dalam proses penanganganan kebencanaan saat tanggap darurat seperti saat ini.

“Pemprov Jatim telah bergerak cepat utamanya dalam penyaluran bantuan dan mengkoordinasikan dengan pihak terkait. Baik  bersama Forkopimda Jawa Timur , Pemkab/ Pemko terdampak ,  BPBD,  Tagana serta relawan lainnya,” tutur Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah siap mengawal penyaluran bantuan dari pemerintah pusat. (Istimewa/ Pemprov Jatim)
Gubernur Khofifah siap mengawal penyaluran bantuan dari pemerintah pusat. (Istimewa/ Pemprov Jatim)

 

Saat ini sedang dimaksimalkan infentarisasi dan identifikasi data pemilik rumah , bangunan fasum dan fasos yang terdampak serta divalidasi oleh tim yang dikordinasikan oleh Bupati. Data tersebut hendaknya diumumkan di Balai Desa atau tempat pengungsian agar segera terverifikasi sehingga pengerjaannya bisa lebih cepat.

Selanjutnya, guna mempercepat agar terhindar dari kluster pengungsi covid-19 maka BNPB juga menyiapkan bantuan tunggu hunian sebesar 500 ribu rupiah perbulan per rumah tangga agar digunakan untuk sewa tempat tinggal sambil menunggu pembangunan rumah selesai.

Masih dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Doni Monardo turut memuji langkah dan respon cepat dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam mengkoordinir seluruh pihak menangani masyarakat dan korban pasca Gempa bumi yang terjadi di Malang 6.1 SR pada Sabtu (10/4) kemarin.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah mengkoordinir seluruh lembaga yang ada sehingga penanganannya cepat sekali,” tutur Doni Monardo.

Doni Monardo menyebutkan bahwa langkah dan arahan yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah bersama jajarannya sudah tepat dan sesuai sehingga bisa membawa dampak yang baik bagi penanganan bencana gempa yang terjadi.

“Kami juga memberikan apresiasi kepada Pemprov Jatim yang didukung dari unsur-unsur TNI/Polri dan Badan SAR yang telah sigap memberikan bantuan kepada warga terdampak,” imbuh Doni Monardo.

Dengan adanya kerjasama yang terbangun baik tersebut, Doni Monardo juga berharap agar koordinasi dan kerjasama di tingkat Provinsi hingga pusat bisa berjalan dengan baik.

 

Reporter: Muhammad Faizin

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like