Uncategorized

Penyesuaian di Masa Pandemi, Kwarda Pramuka Jatim Siap Laksanakan Arahan Kwarnas

Foto: Kakak HM Arum Sabil, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim. (Foto: Istimewa )

Tunasnegeri.com – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, HM Arum Sabil menyatakan siap mendukung arahan Kwartir Nasional (Kwarnas). Yakni agar Pramuka melakukan inovasi dan kreasi sesuai adaptasi kenormalan baru di masa pandemi.

“Gerakan Pramuka identik dengan kedisiplinan dan kepedulian. Karena itu, saya meminta seluruh anggota Gerakan Pramuka di Jawa Timur untuk bisa menjadi teladan dalam hal inovasi dan juga kedisiplinan terkait protokol kesehatan,” ujar kakak Arum Sabil saat diwawancarai wartawan Tunasnegeri.com pada Rabu (10/03).
Sebagai organisasi kepanduan, kakak Arum berharap agar seluruh anggota Gerakan Pramuka bisa berperan dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter baik.

“Ini juga terkait regenerasi bangsa. Sudah menjadi tugas Pramuka untuk menyiapkan masa depan yang lebih baik, agar Indonesia bisa semakin tumbuh menjadi negara maju, sebagaimana harapan para pendiri bangsa,” ujar tokoh pertanian ini.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso.

Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna Andalan Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2021 di Aula Sarbini, Jakarta, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjem Pol (Purn) Drs. Budi Waseso mengeluarkan sejumlah arahan kepada anggota Pramuka di seluruh penjuru tanah air.

Diantaranya agar seluruh anggota Gerakan Pramuka mampu menyesuaikan seluruh acara dengan adaptasi kenormalan baru. Karenanya, memasuki tahun 2021, Gerakan Pramuka masih akan banyak melaksanakan program secara virtual.

“Kwarnas Pramuka juga harus mampu merumuskan dan menerbitkan kebijakan-kebijakan nasional yang berkaitan dengan dasar-dasar dan pola pendidikan serta meningkatkan sumbangsih Gerakan Pramuka untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujar kakak Budi Waseso.
Selain itu, Kwarnas juga akan merumuskan kebijakan rasio yang ideal antara pembina dan peserta didik untuk setiap golongan. Kwarnas juga akan merumuskan kebijakan untuk menuju rasio yang ideal, termasuk rasio yang ideal untuk Pelatih dengan Pembina.

“Kwarnas juga perlu merumuskan kebijakan untuk mengaktifkan Pusdiklatcab yang sudah terbentuk serta membentuk Pusdiklatcab di Kwarcab yang belum ada,” tambah mantan Kabareskrim Mabes Polri ini.
Lebih lanjut, kakak Budi Waseso juga meminta ada evaluasi SKU, SKK dan SPG sesuai dengan prinsip dasar dan metoda pendidikan kepramukaan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.

“Kebijakan “Branding” dan Kehumasan akan sangat mendukung dalam pemantapan tata kelola organisasi Gerakan Pramuka di hadapan pemangku kepentingan dan masyarakat bangsa,” pungkas Budi. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like