EKONOMI

Pimpin Misi Dagang Ke Malut, Gubernur Khofifah: Potensi Komoditas Perdagangan Bisa Optimal

Karikatur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur (Istimewa/ Dok Facebook )

 

Tunasnegeri.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Misi Dagang di tahun 2021. Dengan mempertemukan para pengusaha dari Jatim dengan para pengusaha dan warga Jatim di Provinsi Maluku Utara (Malut).

Pada gelaran acara tersebut, diikuti oleh 150 pelaku usaha dari Jatim dan Malut yang bertempat di Hotel Sahid Bella Ternate.

Gubernur Jatim, Khofifah menjelaskan, hubungan antara Jatim dan Malut sudah terjalin sejak lama. Pada tahun 2020, transaksi perdagangan dari Jatim dapat mencapai hingga 1,3 Triliun.

“Hubungan dagang antara Jatim-Malut ini sudah terjalin sejak lama. Di tahun 2020 kemarin, tercatat transaksi perdagangan produk dari Jatim ke Malut mencapai Rp. 1,3 Triliun. Sedangkan, perdagangan dari Malut ke Jatim mencapai Rp. 930 miliar,” ujar Gubernur Jatim yang akrab disapa Khofifah itu.

Banyaknya bahan baku industri yang dibutuhkan Jatim ada di Malut terutama terkait rempah-rempah, dan ada pula bahan baku ternak bisa menjadikan komoditas perdagangan menjadi optimal.

“Di Jatim kami tengah mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan tambang nikel serta hilirnya ada di Malut. Tentunya, ini bisa menjadi potensi komoditas perdagangan yang bisa dioptimalkan antara Jatim-Malut,” imbuhnya.

Khofifah juga menerangkan bahwa selain misi dagang yang dilakukan ini dapat membantu memulihkan perekonomian akibat Covid-19, jejaring perdagangan juga bisa semakin erat.

“Saya berharap banyak misi dagang yang dilakukan ini dapat turut memulihkan perekonomian Indonesia akibat Covid-19, selain tentunya jejaring perdagangan antara Jatim dan Maluku Utara dapat semakin erat. Sukur dofu-dofu Maluku Utara,” tuturnya. (*)

 

Reporter: Arip Ripaldi

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like