EKONOMI

Punya Pangsa Pasar Lebih Luas, Gubernur Khofifah Dorong Pelaku UMKM Jatim Transformasi ke Digital Market

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Gudang Pintar Tokopedia. (Foto: Humas Pemprov Jatim).

Tunasnegeri.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jawa Timur untuk mengembangkan usahanya dengan bertransformasi ke platform digital market atau e-commerce.

Menurutnya, jika pelaku UMKM bergabung ke e-commerce, maka mereka dapat menciptakan peluang pasar yang lebih besar lagi, membangkitkan ekonomi, dan menciptakan lapangan pekerjaan.

“Sejak Pandemi Covid-19, aktivitas jual beli melalui ¬†e-commerce¬†sudah semakin luas, sehingga UMKM di Jatim sudah harus mengikuti perkembangan ini dan memanfaatkan internet untuk memasarkan produk,” ungkap Khofifah saat meresmikan Gudang Pintar Tokopedia di Tambak Osowilangon, Benowo, Kota Surabaya, baru-baru ini.

Khofifah menyebut, banyak keuntungan jika UMKM memanfaatkan e-commerce, pertama tidak perlu toko fisik karena cukup dari rumah dan bisa menjual produk di seluruh Indonesia bahkan luar negeri. Selain itu, pelaku UMKM yang memanfaatkan e-commerce berpotensi meningkatkan kinerja perdagangan Indonesia.

Di Jatim, lanjut Khofifah, sektor perdagangan menempati tempat kedua dalam struktur PDRB Jatim dengan kontribusi mencapai 18,49 persen.

“Pemanfaatan e-commerce secara massif pada akhirnya dapat memberi kontribusi pagi percepatan pertumbuhan dan pemulihan ekonomi di Tanah Air pasca Pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan harapan kepada pengelola e-commerce untuk terus mendorong peningkatan peran UMKM dalam aktivitas perdagangan digital. Dengan begitu, produk UMKM dalam negeri yang dipasarkan jauh lebih dominan ketimbang produk impor.

“Saya berharap pelaku UMKM di Jatim bisa mendapatkan porsi pendampingan yang lebih dari Tokopedia maupun pengelola e-commerce lainnya. Terlebih banyak sekali produk Jatim yang punya daya saing yang bagus,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni mengatakan keberadaan gudang pintar Tokopedia akan mampu mendorong peningkatan transaksi belanja melalui e-commerce. Bagi penjual sendiri, tambah dia, gudang pintar ini akan mempermudah memenuhi pesanan pembeli, terutama di musim saat penjual diguyur pesanan berlipat.

“Keberadaan gudang pintar memungkinkan penjual di Tokopedia menjangkau lebih banyak pembeli dengan menitipkan stok produk gudang pintarr. Utamanya di wilayah yang permintaan produk penjual yang bersangkutan cenderung tinggi,” pungkasnya. (*).

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like