PERISTIWA

Resmikan Jembatan Bailey Kregenan Probolinggo, Gubernur Khofifah Optimistis Akses Pendidikan , Sosial dan Ekonomi Masyarakat Meningkat

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan jembatan bailey Kregenan. (Foto: Humas Pemprov Jatim).

Tunasnegeri.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan jembatan bailey Kregenan yang terletak di Desa Kregenan Kec. Kraksaan Kab. Probolinggo, Selasa (3/1) sore.

Peresmian jembatan ini menggunakan jembatan Bailey ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah. Dengan panjang 36 meter dan lebar jembatan 4,2 meter, jembatan ini mampu menahan beban dengan kapasitas maksimum 30 ton.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah berharap Jembatan Bailey ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat sekitar. Utamanya untuk kemudahan akses bagi siswa-siswi dan para santri dari Desa Kregenan yang bersekolah di Desa Pajarakan Kulon atau sebaliknya.Bagi kegiatan sosial keagamaan serta ekonomi.

Khofifah mengharapkan Jembatan ini bisa menjadi faktor yang dapat meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat di Desa Kregenan dan Desa Pajarakan.

“Semoga penyediaan infrastruktur jembatan ini memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat terutama wilayah Kraksaan dan Pajarakan Kabupaten Probolinggo ,” Kata Gubernur Khofifah saat peresmian jembatan Bailey di Desa Kregenan Kec. Kraksaan Kab. Probolinggo.

Sebagaimana diketahui, jembatan gantung di Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo mengalami putus pada Jumat (9/9/2022) lalu.

Musibah tersebut direspon cepat oleh Gubernur Khofifah dengan segera melakukan peninjauan dan menginstruksikan jajaran OPD terkait diantaranya Dinas PU Bina Marga, Dinas PU Sumber Daya Air dan BPBD Jatim untuk melakukan _excercise_ mendalam utamanya penyiapan jembatan pengganti.

Sebab, jembatan tersebut merupakan penghubung masyarakat dari Pajarakan ke Kraksaan. Sehingga keberadaannya pun mempengaruhi kegiatan sosial ekonomi dua kecamatan di Kab. Probolinggo.

Lebih lanjut, Khofifah megungkapkan pembangunan jembatan ini menggunakan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Menurutnya penggunaan Dana BTT dinilai menjadi solusi cepat guna penanganan yang efektif bagi pemulihan koneksitas warga Pajarakan dan Kraksaan.

“Jadi jembatan ini menjadi jembatan untuk pendidikan yang lebih baik, jembatan untuk ekonomi lebih baik, jembatan kohesivitas sosial yang lebih baik. Dan sesuai namanya, jembatan ini kita harap akan menjadi jembatan untuk bisa membangun koneksitas dari satu komunitas dengan komunitas yang lain,” Tuturnya.

Ia mengatakan Pemprov Jatim telah berhasil menyelesaikan pekerjaan rekonstruksi jembatan dengan design Jembatan Bailey.

Serah terima jembatan oleh PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun telah dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2022.

“Setelah masa pemeliharaan selama tiga bulan selesai maka Jembatan Bailey akan dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” kata Khofifah menjelaskan.

Khofifah juga berpesan kepada masyarakat agar jembatan ini dijaga dari pemeliharaannya. Sehingga akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Lantaran masa umur efektif Jembatan Bailey ini selama 10 tahun dapat tercapai atau bahkan bisa terlampaui.

“Panjenengan semua saya minta tolong jembatan ini dirawat dengan baik, jangan dipakai kegiatan-kegiatan yang melebihi kapasitas yang sudah ditetapkan oleh tim dari Wika yang telah membangun ini,” pintanya.

“Saya berharap Jembatan yang sudah dibangun, dapat dipelihara secara rutin sesuai standar pemeliharaan,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama Mantan Menteri Sosial RI ini juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berperan dalam pembangunan jembatan Bailey di Desa Kregenan Kecamatan Kraksaan Kab. Probolinggo.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Plt. Bupati Kabupaten Probolinggo, PT. Wijaya Karya Industri dan Konstruksi, serta semua pihak yang telah berupaya menyelesaikan pembangunan Jembatan di Desa Kregenan Kecamatan Kraksaan Kab. Probolinggo ini,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Plt Probolinggo Ahmad Timbul Prihanjoko menyampaikan banyak terima kasih atas kepedulian, dan respon cepat yang dilakukan Gubernur Khofifah. Ia menilai jembatan ini memiliki arti penting bagi masyarakat di Desa Kregenan Kecamatan Kraksaan dan Desa Pajarakan Kulon Kecamatan Pajarakan.

Ia juga menyebut jembatan ini juga menjadi hadiah tahun baru bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo khususnya yang ada di Kecamatan Kraksaan dan Kecamatan Pajarakan Kulon. Ia mengatakan masyarakat benar-benar merasa bahagia atas peresmian Jembatan Bailey ini.

“Saya ucapkan terima kasih atas respon secepatnya Ibu gubernur yang sudah langsung turun langsung ini tentunya in berkah bagi kami,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Plt. Bupati Kabupaten Probolinggo, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Dandim 0820 Probolinggo, Kapores Probolinggo, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Probolinggo dan Direktur PT. Wijaya Karya Industri & Konstruksi. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like