INTERNASIONAL

Rusia Tolak Perbincangan Damai, Harga Minyak Terus Melambung

Ilustrasi pabrik minyak. (foto: Pixabay).

Tunasnegeri.com – Harga minyak terus melambung naik di tengah kekhawatiran bahwa penurunan produksi di Rusia yang terkena sanksi.

Pengekspor minyak terbesar kedua di dunia, akan memperketat pasokan setelah Rusia melakukan pembicaraan damai untuk menyelesaikan invasi ke Ukraina menemui jalan buntu.

Presiden Rusia Vladimir Putin, menyalahkan Ukraina karena dianggap menggagalkan pembicaraan damai, dan mengatakan Moskow tidak akan menyerah pada apa yang disebutnya “operasi khusus” untuk melucuti senjata tetangga baratnya itu.

“Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pembicaraan damai dengan Ukraina ‘di jalan buntu’, sementara menyatakan serangan tujuh minggu akan direncanakan. Ini meningkatkan momok risiko lanjutan gangguan pasokan di pasar minyak,” kata analis minyak ANZ. Dikutip Tunasnegeri.com dari reuters pada Rabu (13/4/2022).

Dalam data terbaru menunjukkan produksi kondensat minyak dan gas Rusia turun di bawah 10 juta barel per hari pada hari Senin, level terendah sejak Juli 2020.

Karena sanksi yang dijatuhkan oleh banyak negara setelah Rusia menginvasi Ukraina dan kendala logistik menghambat perdagangan.

Untuk diketahui Minyak mentah berjangka Brent naik 0,6%, menjadi $105,23 per barel. Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS melonjak 0,6%, menjadi $101,20 per barel. Kedua kontrak melonjak lebih dari 6% di sesi sebelumnya. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like