PARIWISATA PERTANIAN

Rutin Pangkas Pohon Rambutan, Ini Cara Cerdas Arum Sabil Tingkatkan Produksi Buah

HM Arum Sabil Saat memangkas pohon rambutan jenis binjai di pekarangan padepokannya. (Foto: Arip Ripaldi).

Tunasnegeri.com – Di Indonesia, kita dengan mudah dapat menjumpai tanaman rambutan atau pohon rambutan yang kerap ditanam di pekarangan rumah.

Pohon rambutan yang rimbun memang memberikan keteduhan, namun buah rambutan yang lebat juga memberikan nutrisi untuk keluarga di rumah.

Kehadirannya tak hanya dapat mempercantik halaman rumah, namun juga melindungi hunian beserta penghuninya dari sinar matahari.

Jika menanam pohon rambutan di pekarangan rumah, perawatan tanaman menjadi aspek penting agar dapat berbuah lebat ketika musimnya tiba.

Seperti yang dilakukan HM Arum Sabil, seorang praktisi Agribisnis Pertanian dan Perkebunan Indonesia yang menanam pohon rambutan di di pekarangan pendopo miliknya. Jenis pohon rambutan yang ditanam di kebunnya adalah jenis Binjai.

Pria yang akrab di sapa Abah Arum ini rutin melakukan pemangkasan bentuk agar tampilan dan tajuk tanaman selalu tampak bagus dan rapih.

“Selain dapat merangsang pertumbuhannya, kegiatan pemangkasan pada pohon rambutan bisa meningkatkan produksi buah dan membuat bentuk pohon menjadi indah,” katanya.

“Tanaman yang hidup akan terus tumbuh mencapai ukuran maksimalnya. Oleh karena itu diperlukan perawatan dengan cara pemangkasan agar memperindah dan menyeimbangkan bentuk tanaman. Ini merupakan upaya perawatan yang mengacu pada manfaat yang akan di rasakan kedepannya,” sambungnya.

Abah Arum menyampaikan bahwa pemangkasan tersebut penting dilakukan untuk mempertahankan bentuk alami dari pohon rambutan.

Karena menurutnya, bisa saja sebagian tanaman jadi kurang bisa menerima cahaya matahari akibat terhalang dahan lainnya, dengan demikian bagian tanaman yang memperoleh cahaya sinar matahari cukup akan tumbuh lebih cepat, sehingga bentuk asli tajuk tanaman mulai tidak beraturan atau semrawut.

“Kegiatan seperti ini harus intensif atau rutin dilakukan agar dapat meningkatkan produktifitas di tahun berikutnya. Jadi, ketika panen dilakukan tiap tahunnya, juga sekaligus dilakukan pemangkasan,” pungkasnya. (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like