PARIWISATA

Sniper Kelas Dunia Ungkap Kekecewaanya Membantu Ukraina

Wali saat berpose dengan senapan, (Foto: Facebook Wali sniper).

Tunasnegeri.com – Seorang penembak jitu (Sniper) kelas dunia asal Kanada yang dikenal sebagai ‘Wali’ memutuskan untuk kembali dari Ukraina ke Quebec.

Dalam wawancara video La Preaas, Wali mengutarakan pengalamannya bahwa ada kekecewaan yang mengerikan. Wali mengungkapkan bahwa tentara Ukraina tidak bersenjata lengkap, kurang terlatih dan menderita kerugian besar.

Dilansir dari berbagi sumber, Wali mengatakan bahwa komandan Ukraina awalnya tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan pejuang asing seperti dia.

Lelah menunggu kesempatan untuk berperang, Wali bergabung dengan ‘Brigade Norman’, sebuah unit pribadi yang dipimpin oleh mantan tentara lain dari Quebec.

Namun, beberapa anggota brigade ini mengatakan bahwa senjata dan baju besi yang dijanjikan pemimpin brigade tidak akan pernah muncul, dan beberapa anggota mereka berada di dekat garis depan tanpa peralatan pelindung.

Sejak itu, sekitar 60 anggota brigade telah meninggalkan dan beberapa tentara “berencana” untuk mencuri senjata yang dipasok AS dan mendirikan unit mereka sendiri.

Hingga akhirnya Wali bergabung dengan unit Ukraina yang bertempur di dekat Kiev dan harus menemukan senjata, makanan, dan bensinnya sendiri.

Misi terakhirnya di unit Ukraina yang mendukung tentara wajib militer, mempercepat kepulangannya. Di pagi hari, ketika dia baru saja mengambil posisi di dekat parit yang terkena tembakan dari tank Rusia, dua wajib militer keluar dari tempat persembunyian mereka untuk merokok.

“Saya mengatakan kepada mereka untuk tidak keluar seperti itu, tetapi mereka tidak mendengarkan saya. Saya melihat pecahan peluru terbang seperti laser. Tubuh saya tegang. Saya tidak bisa mendengar apa-apa, saya langsung sakit kepala. Benar-benar hebat,” katanya.

Wali bukan satu-satunya relawan yang meninggalkan Ukraina tak lama setelah tiba untuk berperang. Di forum ‘VolunteersForUkraine’ Reddit, calon rekrutan dan mereka yang sudah berada di Ukraina bertukar saran, dorongan, dan terkadang cerita horor.

Untuk diketahui Wali merupakan seorang mantan tentara Kanada yang juga secara sukarela memerangi pejuang Kurdi di Irak, Wali telah digambarkan oleh media Spanyol sebagai “penembak jitu terbaik di dunia”, dinyanyikan oleh blogger militer AS yang dipuji karena “kegembiraannya” dan dipuji oleh New York Post karena “Mengambil rudal anti-tank di gudang untuk membunuh orang.” (*)

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like