EKONOMI PENDIDIKAN

Tak Hanya Mahasiswa Lo, Di Unej, Dosen Juga Dikirim Magang Untuk Tingkatkan Kompetensi

(Seremoni penandatanganan nota kerjasama antara Unej dengan Bank Syariah Indonesia tentang pengiriman dosen magang/ Humas Unej )

(Seremoni penandatanganan nota kerjasama antara Unej dengan Bank Syariah Indonesia tentang pengiriman dosen magang/ Humas Unej )

Kamis, 25 Maret 2021

Tunasnegeri.com – Jika semula magang umumnya hanya bagi mahasiswa, kini dosen pun bisa magang. Hal ini dikarenakan keberadaan Program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar yang dicetuskan oleh Kemedikbud RI yang mengubah proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

Hal itu seperti yang dilakukan oleh Universitas Jember (Unej) yang mengirimkan sejumlah dosennya untuk magang di Bank Syariah Indonesia (BSI). Program itu dilakukan Unej melalui Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember.

“Kegiatan magang itu penting bagi dosen, karena dengan mengikuti magang maka dosen dapat mengetahui problema yang dihadapi oleh industri dan turut menyelesaikan persoalan dunia industri,” ujar Prof. Bambang Soedjanarko, Ketua LP3M Universitas Jember dalam keterangannya kepada TunasNegeri.com pada Kamis (25/03).

Seremoni kerjasama penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Action, MoA) dilakukan dengan sejumlah fakultas yang ada di Unej. Yakni Fakultas Teknik, FMIPA dan Fakultas Ilmu di lantai dua Gedung R. Soedjarwo hari Selasa (23/03/ 2021). .

LP3M Unej berharap, dengan memfasilitasi magang para dosen, bisa sekaligus membuka wawasan dosen agar mampu membuat kurikulum dan menjalankan proses pembelajaran di kampus yang relevan dengan kebutuhan dunia industri.

“Oleh karena itu LP3M Universitas Jember giat menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi dosen bersama mahasiswa melaksanakan magang. Tidak hanya dosen yang magang, tetapi praktisi industri semisal bankir dari BSI pun bisa mengajar di kampus,” jelas Prof. Bambang.

Gagasan kerjasama dalam bentuk magang ini disambut hangat oleh Area Manager  Bank Syariah Indonesia Area Jember, menurutnya dunia industri saat ini tidak luput dari terpaan berbagai gejolak perubahan yang mesti disikapi dengan tepat.

“Kami di BSI terkadang menggunakan tenaga konsultan asing untuk menyelesaikan suatu permasalahan, nah jika para dosen Universitas Jember mampu memberikan solusi maka mengapa tidak kami gandeng,” tutur Teguh Prasetya Selaku Area Manager BSI Area Jember.

Selain itu, ia juga menyebutkan beberapa permasalahan ekonomi makro Indonesia yang kini menunggu solusi, diantaranya masalah hutang luar negeri Indonesia, larinya dana investasi asing selama pandemi Covid-19, ancaman nyata pengangguran akibat pertumbuhan ekonomi yang melemah, serta tantangan mewujudkan tata kelola ekonomi yang lebih berkeadilan.

“Sementara itu di sisi ekonomi mikro, bagaimana perbankan di Indonesia dituntut turut mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta membangun atmosfir usaha yang lebih baik lagi agar usaha rintisan baru yang digagas oleh anak muada makin bermunculan di nusantara,” kata bankir yang berlatar pendidikan Teknik Fisika ini.

Penting untuk diketahui, Koordinator Pusat Pengembangan Karir LP3M, Rokhani menambahkan, bagi mahasiswa yang ikut program magang selama satu semester maka disetarakan dengan mengikuti kuliah sebesar 20 SKS, sementara khusus untuk mahasiswa Fakultas Teknik disetarakan dengan mengikuti kuliah 14 SKS.

Dan di hari yang sama, LP3M juga telah memfasilitasi penandatanganan perjanjian kerja sama serupa antara Fakultas Teknik serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan PDAM Tirta Pandalungan Jember. Khusus untuk kerjasama ini, ada empat dosen dan tiga mahasiswa Universitas Jember yang akan magang. Dalam waktu dekat, LP3M juga akan memfasilitasi kegiatan magang dengan industri, diantaranya dengan BPJS Ketenagakerjaan. (*)

Reporter: Arip Ripaldi

 

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like