KESEHATAN

Teknologi Fetomaternal, Solusi Mengetahui Kelainan pada Janin

JEMBER – Proses kehamilan merupakan momen yang berharga bagi sebuah keluarga. Pada waktu hamil seorang ibu pasti sangat menjaga diri dan janinnya agar tidak terjadi sesuatu.

Pemeriksaan secara berkala harus dilakukan oleh para bumil ini. Pada masa lalu, tidak ada sebuah teknologi atau alat pemeriksa yang mampu mengecek janin dalam kandungan. Saat ini ditemukan sebuah teknologi pemeriksaan fetomaternal, yang digunakan untuk memeriksa bayi dalam kandungan.

“Teknologi Fetomaternal, jika dianalisa dan dilakukan oleh konsultan yang cermat dan kredibel, dapat mencegah berlanjutnya abnormalitas (ketidaknormalan) pada kandungan,” ujar Dokter Dr. dr. Wiku Andonotopo, SpOG(K)FM, Ph.D., FMFM Spesialis Obstetri dan Ginekologi, sebagaimana dilansir dari Suara.com.

Kata fetomaternal berasal dari kata ‘fetus’ dan ‘materna’ yang memiliki arti ‘janin’ dan ‘ibu’, juga termasuk dalam salah satu cabang subspesialisasi dari bagian kebidanan dan kandungan.

Cabang ini juga menangani perkembangan dan diagnosis gangguan janin dalam kandungan, serta kasus kehamilan dengan resiko tinggi bagi bumil.

Kehamilan yang terdeteksi gangguan pembentukan organ janin, kelainan genetik, dapat terlihat menggunakan diagnosa fetomaternal.

Bukan itu saja, gangguan bayi lahir dengan prematur, risiko keguguran, kelainan kromosom dan lahir meninggal, semua bisa juga terlihat dengan diagnosa fetomaternal.

dr. Wiku Spesialis Kandungan dan Kebidanan RS Eka Hospital BSD Tangerang, juga menyebutkan bahwanya pemeriksaan fetomaternal ini bisa menghindari adanya komplikasi. Sehingga dokter dapat mengetahui dan lekas bertindak.

Tidak semua bumil harus menjalankan pemeriksaan fetomaternal. Sebelum itu calon ibu harus konsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Jika ada kejanggalan, lalu akan dilakukan pemeriksaan fetomaternal ini.

dr. Wiku menganjurkan ketika si calon ibu mengalami kendala dalam kehamilan untuk segera konsultasi ke spesialis Fetomaternal.

Ada perbedaan antara dokter kandungan dan konsultan fetomaternal, yaitu keahlian dalam mendiagnosis adanya kelainan janin dalam kandungan atau kondisi sang ibu.

Rasa sakit yang dialami calon ibu seperti keguguran berulang tanpa sebab dikethaui, jantung, asma, diabetes, penyakit keturunan, Caesar yang berulang, kelahiran permatur yang berulang dan penyakit lainya. Spesialis kandungan dapat mendiagnosa kelain tersebut namun sub spesialis fetomaternal lebih detail dan dalam dalam mendiagnosa kelainan seperti itu.

Pada kasus diluar kopetensi spesialis kandungan dapat dikonsultasikan kepada seorang konusltan Fetomaternal.(*)

Pewarta: Badiatur Roqibus Syafaah

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like