BUDAYA EKONOMI GAYA HIDUP

Tiga Perempuan Hebat Berbagi Cerita di TalkShow JemberSAE, Dorong Peningkatan Literasi Warga

Caption: Dra. Kasih Fadjarini atau yang akrab disapa Ibu Rien (jilbab hijau) saat berbagi inspirasi tentang perjuangan membangun bisnis di Jember. Istri bupati Jember, Hendy Siswanto itu mengajak para perempuan untuk senantiasa bekerja keras dan tidak mudah patah semangat dalam berkarya. (Foto: Panitia JemberSAE)

Caption: Dra. Kasih Fadjarini atau yang akrab disapa Ibu Rien (jilbab hijau) saat berbagi inspirasi tentang perjuangan membangun bisnis di Jember. Istri bupati Jember, Hendy Siswanto itu mengajak para perempuan untuk senantiasa bekerja keras dan tidak mudah patah semangat dalam berkarya. (Foto: Panitia JemberSAE)

 

Minggu, 21 September 2021

 

TunasNegeri.com – Tiga perempuan hebat asal Jember, tampil memberikan inspirasinya masing-masing. Mereka adalah Dra. Kasih Fadjarini, Dr. Linda Dewi Eriyanti dan Nurhayati yang menjadi pembicara dalam Talkshow bertema “Perempuan Jember untuk Indonesia Maju”. Yang di gelar di Aula Rupatama Mapolres Jember (21/03/2021).

Talkshow tersebut digelar dalam rangka penutupan kegiatan Jember Sae 2021 periode Februari-Maret. Dra. Kasih Fadjarini yang merupakan istri dari bupati Jember, H. Hendy Siswanto, menyampaikan kisah perjuangannya membangun bisnis dari nol. “Setiap kesuksesan selalu butuh kerja keras dan ketekunan,” ujar pemilik bisnis Rien Collection ini.

Sedangkan Nurhayati yang merupakan ketua Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin ) dalam mengajarkan bahasa isyarat Indonesia atau Bisindo. “Dengan Bisindo, kami berharap masyarakat bisa lebih dapat berinteraksi dengan kaum tuna rungu,” ujar Nurhayati dalam bahasa Isyarat dan tertulis kepada reporter TunasNegeri.com

Talkshow menjadi lebih semarak dengan pemaparan yang disampaikan akademisi Universitas Jember (Unej), Dr. Linda Dewi Eriyanti. Perempuan yang menjabat sebagai Ketua Pusat Studi Gender UNEJ ini menyampaikan data-data terkait gambaran tingkat kemandirian, kesejahteraan, dan keseteraan perempuan Jember.

Panitia Program JemberSAE dalam menyebut, pada periode kedua lomba-lomba Jember Sae mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan literasi masyarakat Jember. Hal ini terlihat dari peningkatan kuantitas maupun kualitas karya peserta. “Di era society 5.0 ini masyarakat berkesempatan sama dalam menerima informasi, tetapi kemampuan untuk menyerap, mengolah, dan memanfaatkan informasi sangat tergantung pada kemampuan literasi individu-individu,” tutur Didik Suharijadi, ketua Panitia Program JemberSAE.

Lebih lanjut Didik menyampaikan bahwa di era society 5.0 kemampuan literasi masyarakat sangat penting untuk mendukung kemampuan berinteraksi global, kebijaksanaan memperlakukan informasi, dan kemampuan menjaga kebanggaan menyandang identitas lokal.

“Kami ingin dengan program Jember Sae 2021 ini masyarakat Jember makin menyadari bahwa pohon yang menjulang tinggi akarnya selalu kokoh menancap di bumi. Mari menjadi global dengan tetap bangga menjadi orang Jember,” tutur dosen FIB Unej ini.

Kapolres Jember AKBP. Arif Rachman Arifin, S.I.K., M.H. dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kemampuan literasi masyarakat besar pengaruhnya terhadap ketahaan ekonomi, keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kemampuan literasi terkait kemampuan dan kebijaksanaan masyarakat dalam menerima, memanfaatkan, dan menyebarkan informasi. Ini akan akan menentukan bagaimana masyarakat jember menyikapi segala situasi secara positif. Ketika pikirannya positif, kreativitasnya akan muncul, inovasi-inovasi akan berbuah solusi” tutur Arif.

Agus Suratno mewakili dewan juri juga menyampaikan bahwa perkembangan kualitas karya para peserta menunjukkan bahwa keinginan berprestasi masyarakat Jember makin baik. Semestinya ini berkorelasi dengan kearifan dalam mengorientasikan manajemen waktu untuk berpikir dan berkegiatan positif. “Kita bisa bayangkan, jika makin banyak orang yang suka mengalokasika tenaga dan pikirannya untuk berkarya, lambat laun self confidence dan self sufficient masyarakat  akan meningkat. orang-orang yang percaya diri lebih berpeluang untuk mandiri” kata Agus Suratno.

Untuk diketahui Lomba Jember Sae Periode 2 memberikan hadiah kepada 33 orang nominator yang karyanya telah ditasbihkan sebagai karya-karya terbaik dan tema Jember Sae Periode Maret April akan mengangkat topik tentang lingkungan. Khusus lomba video pendek dan vlog topiknya adalah “Pemanfaatan Pembayaran Nontunai untuk Usaha Kreatif Berbasis Lingkungan”. Topik untuk kategori status tulisan, status video, fotografi dan stand up comedy topiknya “Sungaiku Bagian penting dari Kehidupanku”.

 

Reporter: Muh Faizin Adi

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like