PEMERINTAHAN PERISTIWA

Tinjau Lokasi Dampak Gempa di Blitar, Gubernur Khofifah Minta Identifikasi dan Validasi Kerusakan Selesai Dalam Seminggu

Foto Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau lokasi terdampak gempa di Kabupaten dan Kota Blitar pada Rabu (1404). (Istimewa Pemprov Jatim )

Foto: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau lokasi terdampak gempa di Kabupaten dan Kota Blitar pada Rabu (14/04). (Istimewa/ Pemprov Jatim )

 

Rabu, 14 April 2021

 

Tunasnegeri.com  – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melanjutkan kunjungannya ke lokasi terdampak gempa, yakni di Kabupaten dan Kota Blitar pada Rabu (14/4). Sehari sebelumnya, Khofifah juga meninjau beberapa lokasi terdampak gempa 6,1 SR di Kab. Malang dan Kab. Lumajang.

Titik pertama yang dikunjungi Gubernur Khofifah adalah Kantor Desa Tepas, Kecamatan Kesamben, Kab. Blitar. Setibanya di lokasi, dengan didampingi Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah, Forkopimda Kab. Blitar, serta beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim, Khofifah langsung menyapa warga dan memberikan sejumlah bantuan.

Selain mendengar keluhan warga, Khofifah juga menyampaikan perihal bantuan dari pemerintah pusat. “Kami sudah mengkomunikasikan dengan Kepala BNPB Pak Doni Monardo, bahwa pemerintah pusat akan memberi stimulan untuk rumah yang kategori rusak berat sebesar Rp. 50 juta di luar ongkos pengerjaannya, kemudian rusak sedang Rp. 24 juta, dan rusak ringan Rp. 10 juta. Jadi selama proses menunggu ini kami minta proses identifikasi dan validasi ini selesai dalam waktu sepekan untuk selanjutnya kita sampaikan ke BNPB data-datanya,” ujar Khofifah.

Untuk itu, Pemprov Jatim meminta agar proses identifikasi dan validasi ini segera disebarluaskan dan diumumkan kepada masyarakat baik melalui pengumuman yang ditempel di Balai Desa, sampai dengan RT/RW. Hal ini dilakukan supaya masyarakat yang rumahnya terdampak gempa dapat melakukan konfirmasi dan mengecek langsung rumahnya masuk dalam kategori berat, sedang, atau ringan.

“Apakah kategori kerusakannya seperti hasil validasi atau tidak, masyarakat bisa mengecek sendiri apakah benar rumahnya masuk kategori ringan, sedang atau berat. Supaya kita dapat meneruskan ke BNPB data yang sudah final sehingga harapannya dapat segera diproses bantuannya,” ujar mantan Mensos ini.

Usai melakukan peninjauan, Khofifah meminta agar proses identifikasi, pendataan, dan validasi rumah rusak kategori berat, sedang, dan ringan termasuk fasilitas umum dan fasilitas sosial segera dilakukan dengan cepat. Diharapkan, dalam waktu sepekan ini proses identifikasi dan validasi tersebut dapat selesai. Terahir Khofifah mengunjungi Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Blitar yang juga terdampak gempa Sabtu (10/4) lalu.

Di tengah perjalanan tampak mobil yang ditumpangi Khofifah beberapa kali berhenti sambil membagikan sembako kepada masyarakat yang tampak  di pinggir jalan.

Setelah itu Khofifah juga meninjau kantor DPRD Kab. Blitar yang juga mengalami kerusakan di beberapa ruang plafond  akibat gempa seperti plafon rusak.

Gubernur Khofifah saat berkunjung ke rumah warga terdampak gempa di Kab Blitar. (Istimewa/ Pemprov Jatim)
Gubernur Khofifah saat berkunjung ke rumah warga terdampak gempa di Kab Blitar. (Istimewa/ Pemprov Jatim)

 

Seperti diketahui, gempa bumi telah  mengguncang Kabupaten Malang, Lumajang dan Blitar, serta beberapa daerah sekitar di wilayah  Jawa Timur, pada Sabtu (10/4) siang. BMKG memperbarui kekuatan gempa menjadi 6,1 magnitudo dari yang sebelumnya tercatat 6,7 magnitudo. BMKG memastikan gempa ini tak menimbulkan ancaman tsunami.

Menurut Khofifah, dalam penanganan dampak gempa ini, koordinasi dan sinergi terus dilakukan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan termasuk recovery dan rekonstruksi. Sinergi berbagai pihak ini diantaranya dukungan dari TNI Polri.

“Kami bersama Pak Pangdam V Brawijaya dan Pak Kapolda Jatim telah berkoordinasi. Dimana nanti aparat TNI dan Polri akan dimaksimalkan untuk membantu percepatan pelaksanaan pembangunan bagi rumah yang rusak berat,” ujar alumnus FISIP Unair ini.

 

Reporter: Muhammad Faizin

 

 

 

 

Bagikan Ke:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like